Pemkab Manokwari Tunda Sekolah Tatap Muka, Sekolah Sambut Baik

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari memutuskan untuk menunda sekolah tatap muka akibat tingginya kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) dalam beberapa waktu terakhir.

Kebijakan itu mendapat respons positif dari pihak sekolah, salah satunya dari SMP Negeri 6 Manokwari. Melalui kepala sekolahnya, Misbah, mengungkapkan penundaan sekolah tatap muka demi keamanan dan keselamatan bersama terutama siswa.

“Memang ada baiknya sekolah tatap muka sementara ditunda sehingga proses belajar-mengajar masih sistem daring. Dengan pembelajaran sistem daring sebagai momentum agar orang tua bisa mempersiapkan perangkat IT untuk belajar siswa. Nantinya perangkat IT tetap akan digunakan saat tingkatan sekolah lebih tinggi. Memang harus diakui hikmah yang diambil dari pandemi ini berkembangnya pemahaman penggunaan IT dikalangan siswa dan guru,” ujar Misbah Jumat (2/7/2021).

Baca juga:  Bawaslu Manokwari bersama PWI Papua Barat Komitmen Wujudkan Pilkada Berintegritas

Misbah berujar, dalam proses belajar mengajar secara daring diakui cukup melelahkan. Para guru pun dituntut berpartisipasi sejumlah kegiatan untuk menambah referensi bahan ajar siswa. Dengan begitu memotivasi guru agar bisa menerapkannya saat memberikan materi ke siswanya.

Baca juga:  Sambut HUT Dekranasda ke 44, Puluhan Peserta Meriahkan Pameran UMKM 

“Dengan mengikuti seminar-seminar secara daring tentu menambah referensi bagi guru untuk mengajar siswanya. Siswa juga semakin familiar menggunakan perangkat elektronik. Memang yang sempat menjadi kendala ini soal jaringan internet karena tidak semua wilayah kondisi jaringan stabil. Guru-guru juga yang belum punya perangkat IT bisa menggunakan fasilitas sekolah. Siswa juga bisa datang ke sekolah jika menemui kendala soal belajar tetapi sesuai arahan guru agar tetap tertib dan tidak ada penumpukan,” ungkapnya.

Baca juga:  Piala Gubernur Papua Barat 2024 Resmi Digulir, Diikuti 12 Tim

Selain itu, jumlah guru di sekolah tersebut yang sudah menjalani vaksinasi baru mencapai 35 persen dari 50 orang tenaga guru dan Tata Usaha (TU). Penyebab masih banyaknya guru yang belum menjalani vaksinasi dikarenakan adanya penyakit bawaan dan masih menyusui anaknya. Pihak sekolah sendiri tetap melakukan persiapan jika sewaktu-waktu pemerintah menerapkan sekolah tatap muka. (LP3/Red)

Latest articles

Aparat Buru 2 Terduga Penembak Warga di FBLB Jayawijaya, Diduga KKB...

0
JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Aparat gabungan memburu dua terduga penembak dua warga di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kedua terduga...

More like this

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...