Menilik Pangsa Batik Arfak: Coraknya Khas, Mulai Banjir Pesanan

Published on

MANSEL, linkpapua.com- Peringatan Hari Kartini di Manokwari Selatan diwarnai fashion show. Salah satu produk yang menyita perhatian di even ini adalah kerajinan batik khas Arfak. Semua peserta Fshion Show mengenakan Batik Arfak.

Dalam fashion show ini, jenis batik diperkenalkan dalam berbagai varian. Baik yang konvensional maupun dengan motif modern. Batik Arfak ditargetkan segera menembus pangsa pasar dalam negeri

Yang menarik beragam motif batik Arfak tenyata didesain oleh Ny Sry Lestari Waran. Sry adalah Ketua PKK Mansel yang juga istri Bupati Mansel.

Ny Sry Lestari Waran menyampaikan bahwa saat ini jumlah model batik yang sudah siap diproduksi sebanyak 120 jenis. 40 di antaranya sudah memiliki hak paten.

Baca juga:  Mahasiswa Universitas Caritas Manokwari Berbagi Paket Makanan ke Jemaah Masjid di Wosi

“Hanya saja karena terkendala biaya maka produksi baju batik Mansel ini belum bisa dilakukan secara massal,” ucap Ny Sry.

Kreativitas ketua PKK untuk memperkenalkan budaya Arfak ini mendapatkan dukungan dari Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Manokwari Selatan, Ny Petrik Rengkung. Ia menyampaikan bahwa terciptanya karya batik Manokwari Selatan memberikan kesempatan bagi mereka untuk senantiasa mempromosikan budaya Arfak di luar Manokwari Selatan.

Baca juga:  Bupati Mansel: Ramadan, Momentum Memupuk Nilai Toleransi

“Batik karya ibu bupati ini kan dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan mengenai setiap motif yang dilukiskan. Jadi pada saat kita mengenakannya di luar kita juga bisa menjelaskan budaya Manokwari Selatan yang diceritakan melalui lukisan batik ini,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ny Petrik juga mengaku bahwa baju batik karya ketua PKK Manokwari Selatan tersebut akan dipakai oleh GOW Manokwari Selatan sebagai baju seragam mereka.

“Satu hal yang patut kami syukuri bahwa, karya ibu bupati ini memberikan kebanggaan tersendiri buat kami saat tampil di acara-acara di luar Mansel bahwa kami boleh tampil dengan identitas khas Manokwari Selatan,” tambahnya.

Baca juga:  Warga Kampung Wasai Ngadu ke Abdullah Gazam: Jalan Rusak, Ruang Kelas Minim

Hal yang sama disampaikan ketua panitia perayaan HUT Kartini Manokwari Selatan, Ranta Tolopan Simanjuntak. Selaku Ketua Bahyangkari Manokwari Selatan Ratna mengaku telah membeli secara khusus batik desain Ny Sry Lestari Waran.

“Namun secara pribadi saya sangat senang menggunakannya dan sering saya pakai saat menghadiri acara-acara di luar dan di Manokwari Selatan,” katanya sembari menjelaskan bahwa batik ini rencananya juga akan dipakai sebagai seragam batik TK Darma Wanita Mansel. (LP6/red)

Latest articles

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat. Pemprov Papua Barat menegaskan pembentukan daerah otonom baru (DOB) harus...

More like this

Bappeda Mansel Dampingi OPD Susun Renstra Selaras RPJMD

MANSEL, LinkPapua.id – Bappeda Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mendampingi OPD, RSUD, distrik,...

Baru 3 OPD dan 3 Puskesmas Rampung, TAPD Mansel Lembur Bahas RKA Perubahan

MANSEL, LinkPapua.id – Baru 3 organisasi perangkat daerah (OPD) dan 3 puskesmas di Manokwari...

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna...