Demo Saat Corona, Satgas : Bisa Jadi Klaster Baru

Published on

Manokwari- Jumlah kasus virus corona di Manokwari terus bertambah dengan banyaknya klaster atau tempat penyebaran virus yang baru. Aksi demo pun dinilai sangat rentan menjadi klaster baru Covid-19.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Gugus Tugas Manokwari, drg Henri Sembiring
meminta masyarakat untuk tidak berkerumun. Sebab dampaknya bisa menjadi klaster baru.

Sembiring pun mengimbau semua bentuk aktivitas masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan, salah satunya jaga jarak.

Baca juga:  Syahrul Refideso, Siap Edukasi Publik Menuju Pemilu Berkualitas di Manokwari

“Demo adalah hak azasi manusia, namun koordinator harus ingatkan peserta demo jaga jarak minimal 1 meter dan semua peserta demo wajib memakai masker, sedia selalu handsanitizer atau cuci tangan pakai sabun, agar jangan ada yang terpapar covid-19, kalau berkerumun polisi wajib tindak,” tegas Sembiring, Rabu (30/9/20).

Hendri juga menambahkan Ketua tim atau Koordinator  lapangan aksi demo wajib mengukur suhu tubuh.

Baca juga:  Cuti Sebagai Bupati Manokwari, Hermus Luruskan sejumlah Informasi Miring yang Beredar di Masyarakat  

“Ketua tim demo wajib  ukur suhu tubuh dibawah 37.5 °C,” terang Sembiring.

Sementara itu Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya mengatakan alasan Polres tidak memberikan ijin keramaian dalam aksi demo karena saat ini masa pandemi covid-19.

“Di masa pandemi ini, penyampaian segala macam aspirasi kami tidak berikan ijin atau dilarang, apalagi dengan jumlah massa di atas 10 atau 20 orang, itu sangat rawan,” kata Kapolres.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Manokwari-TKMKB Sinergi Kontrol Mutu dan Biaya JKN

Dirinya pun mengakui tidak mengeluarkan ijin bagi massa yang hendak berdemo di Kantor MRP PB siang tadi.

“Setiap permohonan untuk menggelar kegiatan berkumpul ataupun yang melibatkan massa akan langsung ditolak kepolisian,” sambungnya.

“Jumlah kerumunan terlalu banyak, tadi ada sekitar 50 hingga 60 orang massa, jadi kalau dibiarkan takutnya bisa jadi klaster baru,” pungkas Kapolres. (LPB8/red)

Latest articles

Warga Papua Barat Tersebar di Gunung hingga Pesisir, Pemprov Minta KPU...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyesuaikan standar pelayanan kepemiluan dengan kondisi masyarakat yang tersebar di wilayah...

More like this

Jalan Kampung Ambon-Sarina Mulai Dibangun, Pemkab Manokwari Kejar Pemerataan Infrastruktur

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan...

APBD Perubahan Manokwari 2026: Belanja Modal Naik, Belanja Transfer Turun

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari mengusulkan perubahan kebijakan belanja daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2026....

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai...