26.7 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
26.7 C
Manokwari
More

    Dua Hari Hilang, Mayat Warga Teluk Bintuni Ditemukan di Perut Buaya

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Yeniman Bernard, warga Kampung Irarutu, Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, hilang sejak Selasa (28/6/2022). Dua hari berselang, penemuan dirinya berujung mengenaskan. Mayat pria itu ditemukan di dalam perut buaya.

    Ditemukannya Bernard berawal dari kecurigaan warga pada buaya di muara teluk yang perutnya kembung.

    Seorang warga menceritakan bahwa korban bersama lima orang temannya hendak pergi ke Kampung Tofoi untuk mengerjakan proyek bangunan sekolah.

    “Korban dengan lima temannya merupakan pekerja proyek SMA di Tofoi mereka pergi untuk kerja proyek sekolah,” kata Lateng Nawarisa, Kamis (30/6/2022).

    Baca juga:  SK 7 Ketua DPC PPP Papua Barat Terbit, 4 Masih Digodok

    Lateng mengatakan saat mengetahui korban diterkam buaya, warga langsung mencari buaya tersebut. Melihat ada buaya yang perutnya kembung, warga lalu menangkap kemudian membelah perutnya.

    Terpisah, Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Junov Siregar, yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa ini. “Iya, benar korban ditemukan di dalam perut buaya,” kata Junov.

    Junov menjelaskan bahwa pada Selasa (28/6/2022) korban bersama rekannya menggunakan longboat dari Babo menuju Tofoi dengan tujuan mengerjakan proyek pekerjaan bangunan sekolah.

    Baca juga:  Momentum HUT Ke-124 Kota Manokwari, Waterpauw Ajak Masyarakat Jaga Semangat Gotong Royong

    “Berada di pertengahan (di tengah perjalanan) korban dan lima rekannya bersepakat untuk mencari ikan dengan jaring. Selang beberapa menit korban dengan salah satu rekannya turun dari perahu untuk memasang jaring bolana sembari berenang,” ungkap Junov.

    Saat jaring terpasang rekan korban kembali ke perahu sembari mengajak korban untuk naik perahu. “Saat itu kata korban ia mau mandi-mandi dulu, 15 menit kemudian terlihat korban sempat tenggelam di dalam air, lalu 2 menit kemudian korban timbul di permukaan air sambil meminta tolong,” bebernya.

    Baca juga:  Kodam dan SMA Taruna Kasuari Nusantara Tanam Bibit Mangrove di Pulau Raimuti

    Rekan korban berusaha menolong, namun buaya yang menerkam korban berukuran besar sehingga ia tidak bisa tertolong. Mereka kemudian mendatangi Polsek Babo membuat laporan terkait insiden tersebut.

    “Saya langsung memerintahkan Kapolsek dan Kasat Pol Airud melakukan pencarian. Sudah ditemukan buaya tersebut setelah dibelah perutnya benar ada korban di dalam,” katanya. (LP2/Red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)...

    Cari Solusi Batas Adat, Kementerian HAM Datangi Teluk Bintuni Temui Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) turun langsung ke Kabupaten Teluk...

    Wabup Joko di Sertijab Pejabat Dishub Bintuni: Tak Mau Bekerja Kita Singkirkan!

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengeluarkan peringatan keras...