25.3 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.3 C
Manokwari
More

    Indonesia Retail Summit 2022,  Mendag Zulhas: Ritel Tumbuh, Ekonomi Pulih

    Published on

    JAKARTA, Linkpapua.com – Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan sektor ritel memiliki kontribusi penting dalam mendorong pemulihan konsumsi rumah tangga. Kontribusi para peritel, termasuk yang berada di pusat perbelanjaan, dapat mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga.

    Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendorong bisnis ritel tetap tumbuh, khususnya dalam masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

    Hal ini disampaikan Mendag Zulhas dalam acara peluncuran Indonesia Retail Summit 2022 yang digelar secara hibrida di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (14/7/2022).

    Turut hadir dalam acara ini Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Manurung, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, serta Ketua Indonesia Retail Summit Anne Patricia Sutanto.

    Baca juga:  KPU RI Umumkan Komisioner KPU Provinsi Periode 2023 – 2028, Termasuk 4 Provinsi di Papua

    “Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi rumah tangga yang kontribusinya mencapai 53,65 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan tumbuh 4,34 persen pada kuartal I 2022,“ terang Mendag Zulhas.

    Mendag Zulhas mengungkapkan, acara Indonesia Retail Summit 2022 meliputi kegiatan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) 2022 dan Hari Retail Modern Indonesia (Harmoni) 2022. Acara ini merupakan kesempatan emas bagi anggota Hippindo yang bergerak di sektor ritel, kuliner dan hiburan untuk dapat menggali potensi pasar secara global.

    Baca juga:  Stabilisasi Harga Migor, Mendag Zulhas Ajak Dialog Petani Sawit

    “Saya berharap acara ini dapat turut meningkatkan konsumsi domestik serta menciptakan peluang lebih besar untuk perkembangan dan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), para pelaku ekonomi kreatif, pusat perbelanjaan dan pelaku bisnis ritel di seluruh Indonesia. Di samping itu, dengan acara ini juga diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara sekaligus memperkenalkan kebudayaan Indonesia,” jelas Mendag Zulhas.

    Mendag Zulhas menambahkan, acara ini merupakan salah satu sarana mempromosikan produkproduk dalam negeri, baik makanan, minuman, kerajinan maupun fesyen, baik untuk konsumen dalam negeri maupun pasar luar negeri. Tujuan akhirnya agar produk dalam negeri dapat bersaing di pasar global.

    Baca juga:  Sekjen Kemendagri Minta Daerah Pedomani Delapan Arahan Presiden Jokowi

    “Indonesia Retail Summit 2022 juga dapat mendorong ekonomi kerakyatan dengan menggerakkan UKM sebagai supplier di ritel luring maupun di platform lokapasar dan mendukung program Bangga Buatan Indonesia dengan belanja produk Indonesia,” ujar Mendag Zulhas.

    Sementara itu, Budiharjdo menyampaikan, acara Indonesia Retail Summit akan digelar pada 15—16 Agustus 2022. Kegiatan dilaksanakan bertepatan dengan hari jadi Sarinah, pusat perbelanjaan pertama di Indonesia dan juga Asia Tenggara.

    “Acara ini merupakan upaya nyata membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19,” imbuhnya. (*/Red)

    Latest articles

    Bantu UMKM Maybrat, OJK Dorong Warga Gunakan Akses Pembiayaan Formal

    0
    MAYBRAT, LinkPapua.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Maybrat untuk beralih ke lembaga keuangan...

    More like this

    87 Ribu Ajukan Reaktivasi Usai 13,5 Juta PBI JKN Nonaktif

    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sebanyak 87.591 peserta telah mengajukan reaktivasi setelah...

    Komisi II DPR RI Bahas Peluang Daerah Kelola Kawasan Perbatasan di Papua

    MERAUKE, LinkPapua.id - Komisi II DPR RI tengah mendiskusikan pemberian kewenangan lebih besar bagi...

    Penyesuaian Data PBI JK, BPJS Imbau Cek Status JKN

    JAKARTA, LinkPapua.id - BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan JKN menyusul...