Inspektorat Papua Barat Tegaskan Usut Tuntas Dana Hibah Pembangunan GKPMI Manokwari

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Tim investigasi Inspektorat Provinsi Papua Barat masih melakukan penelusuran dana pembangunan Gedung Gereja Kalvari Pentakosta Misi di Indonesia (GKPMI) jemaat El-Gibbor Manokwari.

“Sementara dalam proses pembuktian di lapangan yang tentunya proses ini membutuhkan waktu yang cukup. Sehingga bisa diketahui jelas dana hibah yang mencapai Rp1 miliar lebih itu dibelanjakan untuk apa saja. Karena dalam laporan itu ada untuk konstruksi, tetapi juga pembelian satu unit mobil,” kata Sugiyono, Kepala Inspektorat Papua Barat, Senin (1/8/2022).

Baca juga:  Terlibat Penyelewengan, 33 Mantan Bendahara Pemprov PB Terancam Dipecat

Sugiyono menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran hingga tuntas. Pada prinsipnya, kata dia, pemeriksaan yang dilakukan harus sampai tuntas.

“Namanya investigasi kami tidak mengenal waktu, intinya proses ini sampai selesai baru tim investigasi juga selesai bekerja. Jadi, tetap proses pemeriksaan itu berjalan sampai selesai. Sama halnya dengan kasus-kasus lainnya yang ditangani Inspektorat Papua Barat,” tegas Sugiyono.

Sebelumnya, eks Sekretaris Inspektorat Papua Barat ini membeberkan pemeriksaan dokumen di lapangan untuk mencocokkan dengan laporan pertanggungjawaban panitia pembangunan GKPMI.

Baca juga:  10 ASN Pemprov Papua Barat Belum Sampaikan LHKPN, Kepala Inspektorat: Ada Kepala Dinas

“Nanti didalami, jika itu hanya nota kosong dan dibuat-buat jelas sudah ada indikasi, nanti apakah ada betul korupsinya atau tidak, nanti setelah pemeriksaan untuk pembuktian itu baru diketahui jelas. Yang jelas kami akan periksa sedetail mungkin, apalagi anggaran ini untuk kepentingan pelayanan gereja dan umat, bukan untuk kepentingan perorangan,” terangnya.

Baca juga:  REI Papua Barat: Permintaan dan Ketersediaan Rumah Masih Seimbang

Diketahui, panitia pembangunan GKPMI menerima dana hibah APBD Pemprov Papua Barat senilai Rp1.350.000.000 pada TA 2020 dan 2021. Selain itu, juga pada 2021, menerima hibah APBD Pemkab Manokwari senilai Rp100.000.000 untuk acara peresmian. Bahkan, sebelumnya panitia juga telah menerima hibah APBD Manokwari senilai Rp250.000.000.
Sehingga jika ditotalkan seluruhnya mencapai Rp1.700.000.000.

Menjadi fokus pemeriksaan tim investigasi Inspektorat Papua Barat adalah alokasi hibah APBD Papua Barat senilai Rp1.350.000.000. (LP2/Red)

Latest articles

Pemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Masyarakat...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah membuka polling terbuka buat memilih logo dan desain visual menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Indonesia. Masyarakat bisa ikut...

More like this

Dinkes Papua Barat: Tak Ada Peserta Pesparawi Nasional Mual-Gatal Dirujuk ke RS

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat memastikan tidak ada peserta Pesta Paduan...

Panitia Pesparawi Nasional Pastikan Peserta Tak Keracunan Makanan: Reaksi Alergi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV memastikan gangguan kesehatan...

Peserta Pesparawi Nasional Mual-Gatal gegara Tak Biasa Makan Ikan Tongkol

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sejumlah peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari,...