Sulit Dapatkan BBM untuk Melaut, Nelayan “Curhat” ke DPRD Manokwari

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Sejumlah perwakilan kelompok nelayan di Kabupaten Manokwari mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manokwari, Kamis (6/10/2022). Mereka mengaku kesulitan memperoleh bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut.

La Ode Caludi, salah satu perwakilan nelayan, di hadapan para wakil rakyat dan pimpinan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab Manokwari), mengaku Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang terletak tidak jauh di pasar ikan Sanggeng tidak mampu menyediakan BBM untuk para nelayan.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Berangkatkan 36 Warga Wisata Rohani ke Israel

“Nelayan saat ini kesulitan untuk mendapatkan BBM, padahal sudah ada SPBN. Kita kalau mau dapat BBM harus antre berjam-jam. Itupun tidak ada jaminan akan mendapatkan BBM. Makanya kami terpaksa berusaha mendapatkan BBM sampai harganya di luar harga yang sudah ada. Tapi, mau bagaimana lagi jika tidak membeli, maka kita tidak bisa melaut mencari ikan. Tentu kondisi ini mengganggu aktivitas melaut kita,” kata Caludi.

Para nelayan meminta agar pemerintah daerah dapat menyelesaikan persoalan BBM untuk nelayan karena kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Mereka meminta agar dinas terkait dapat mengevaluasi pengelolaan SPBN.

Baca juga:  Manokwari United Siap Tampil di Liga 4, Target Promosi ke Liga 3

Selain itu, dengan jumlah nelayan yang saat ini tercatat di Manokwari mencapai 200 orang, maka sudah seharusnya adanya penambahan SPBN di Manokwari.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Manokwari, Bons S. Rumbruren meminta agar OPD terkait dapat melakukan penataan tata kelola SPBN. Ini penting agar persoalan seperti ini tidak berlarut-larut.

Baca juga:  Aksi Cepat Tanggap, PKS Manokwari Buka Posko untuk Korban Kebakaran Kompleks Borobudur

“Penyampaian dari Pertamina stok BBM selalu cukup. Tetapi, jika nelayan mengaku kesulitan berarti ada persoalan dalam penyalurannya. Ini yang harus diselesaikan oleh dinas terkait. Jangan karena keterbatasan stok BBM dapat berpengaruh pada pasokan ikan di Manokwari,” ungkap Bons.

Nelayan meminta agar persoalan ini dapat segera direspons. Jika tidak, nelayan akan melakukan aksi mogok. Tentunya jika itu terjadi akan berdampak kepada dirasakan masyarakat. (LP3/Red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Patrick Meyer Dorong Penguatan Anggaran Perumda Minyei Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota Komisi II DPRK Manokwari Patrick Y. Meyer mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan...

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras Terobos Razia

MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan...