26.5 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
26.5 C
Manokwari
More

    Aktivis Geruduk BPK Papua Barat, Desak Keluarkan Hasil Audit Kasus KONI

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com-  Para aktivis dari Komunitas Anti Korupsi Papua Barat berunjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Papua Barat di Manokwari, Selasa (14/3/2024). Mereka mendesak BPK segera mengeluarkan hasil audit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi KONI.

    Massa membentangkan spanduk bertuliskan desakan kepada BPK.Tak hanya soal kasus KONI, BPK juga diminta menindaklanjuti audit sejumlah indikasi penyalahgunaan keuangan negara di wilayah Papua Barat.

    Baca juga:  HIKMAT Manokwari Nyatakan Sikap Politik Jelang Pilkada Serentak, Dukung Doamu dan HERO

    “Ada sejumlah kasus dugaan korupsi uang negara yang diaudit oleh BPK, kami minta agar hasil audit Perhitungan Kerugian Negara (PKN) segera diekspose untuk diketahui publik,” ujar Markus Yenu, penanggung jawab aksi.

    Menurut Yenu, salah satu kasus yang menjadi perhatian masyarakat adalah dugaan korupsi hibah organisasi KONI Papua Barat. Kasus ini diduga terjadi korupsi pada tahun anggaran 2019-2021.

    Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Harap Papua Barat Ukir Prestasi Lebih Baik di PON XXI

    “Masyarakat memiliki hak untuk mendorong penegakan hukum dan menentang perilaku koruptif,” ujar Yeni.

    Karena ulah oknum-oknum itulah yang sebenarnya menghambat pembangunan dan memperpanjang penderitaan rakyat.

    Setelah melakukan orasi di depan kantor BPK Papua Barat, perwakilan massa aksi diberikan ruang untuk menyerahkan pernyataan sikap kepada utusan kepala BPK Papua Barat.

    “Aspirasi sudah kami serahkan, dan kami akan terus mengawal sampai ada kepastian (hasil PKN) dari sejumlah kasus dugaan korupsi yang diaudit BPK,” kata Yenu.

    Baca juga:  Sidang Kasus Korupsi Dermaga Yarmatum Digelar 10 Mei, 1 Tersangka Masih Buron

    Selanjutnya, juru bicara BPK RI Perwakilan Papua Barat Yunice Kambuaya, mengatakan bahwa aspirasi itu akan diserahkan langsung kepada pimpinan BPK RI Papua Barat.

    “Bapak kepala perwakilan sedang mengikuti zoom meeting, jadi kami sifatnya menerima saja tidak bisa memberikan jawaban atas aspirasi massa aksi hari ini,” singkat Yunice Kambuaya.(*/red)

    Latest articles

    BGN Hentikan Sementara 1.528 SPPG di Indonesia, Ini Penyebabnya

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah suspensi ini dilakukan...

    More like this

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...