26.1 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26.1 C
Manokwari
More

    Papua Barat Targetkan Penurunan Kasus Stunting hingga 18 Persen di Tahun 2024

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com—Pemerintah Provinsi Papua Barat menargetkan upaya percepatan penanganan kasus stunting mampu diturunkan hingga 18 persen di tahun 2024.

    “Kita akan menurunkan stunting dan kemiskinan ekstrem sampai 2024. Papua Barat target turun sampai 18 persen stunting dan untuk kemiskinan 0 persen,” kata ketua Satgas Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Abdul Latief Suaeri, Jumat (9/6/2023).

    Baca juga:  BPK Minta Pemkab se-Papua Barat Tindak Lanjuti Poin-poin Rekomendasi LHP

    Opitimistis dalam mencapai target tersebut, kata Latief Suaeri, bukanlah sesuatu yang muluk-muluk.

    Hal itu bisa dilihat dari perhatian serius penjabat gubernur Papua Barat Paulus Waterpau turun langsung ke lapangan (kabupaten) di Papua Barat dalam upaya penanganan stunting dan kemiskinan eskrem

    “Apalagi dengan sistem orang tua asuh yang digerakan gubernur, kita optimis (stunting dan kemiskinan ekstrem) akan cepat turun,” ujarnya.

    Baca juga:  Jelang PON Papua, KONI Papua Barat Realisasikan 95 Persen Peralatan Atlet

    Satgas, lanjut Latief Suaeri, masalah stunting dan kemiskinan ekstrem merata di semua wilayah Papua Barat. Perlu penanganan serius. Dirinya mengaku, satgas mengintensifkan berkoordinasi dengan gubernur ihwal hasil kunjungan kerja ke daerah dalam rangka penanganan kedua masalah serius tersebut.

    “Satgas selalu lakukan evaluasi setiap 3 bulan dan seterusnya sampai dengan tahun 2024, karena ini komitmen pemerintah,” katanya.

    Baca juga:  Pemprov PB Salurkan Bantuan Pangan 7 Kabupaten, Sentuh 73.244 Warga Miskin

    Latief Suaeri menambahkan, sejumlah OPD pun telah bergerak cepat dalam mengimplementasikan kebijakan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Seperti, Dinas Kesehatan, BKKBN, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

    “Sejumlah OPD tersebut telah melakukan revitalisasi posyandu di Papua Barat dalam rangka penurunan stunting,” tutupnya. (LP9/RED)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Massa Blokade Jalan, Tuntut Pelaku Tabrak Lari di Wondama Diproses Hukum

    WASIOR, Linkpapua.com- Keluarga YA, korban meninggal dunia setelah ditabrak oknum anggota Polres Teluk Wondama,...

    Anggota DPR RI Tegaskan Bakal Awasi Ketat Dapur Makan Bergizi di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Komisi IX DPR RI memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap operasional...

    Polda Papua Barat Siagakan 909 Personel-25 Pos Amankan Idulfitri 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya perayaan Idulfitri...