Papua Barat Targetkan Penurunan Kasus Stunting hingga 18 Persen di Tahun 2024

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com—Pemerintah Provinsi Papua Barat menargetkan upaya percepatan penanganan kasus stunting mampu diturunkan hingga 18 persen di tahun 2024.

“Kita akan menurunkan stunting dan kemiskinan ekstrem sampai 2024. Papua Barat target turun sampai 18 persen stunting dan untuk kemiskinan 0 persen,” kata ketua Satgas Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Abdul Latief Suaeri, Jumat (9/6/2023).

Baca juga:  KPU Teluk Bintuni Tetapkan 282 Bacaleg Masuk Daftar Caleg Sementara

Opitimistis dalam mencapai target tersebut, kata Latief Suaeri, bukanlah sesuatu yang muluk-muluk.

Hal itu bisa dilihat dari perhatian serius penjabat gubernur Papua Barat Paulus Waterpau turun langsung ke lapangan (kabupaten) di Papua Barat dalam upaya penanganan stunting dan kemiskinan eskrem

“Apalagi dengan sistem orang tua asuh yang digerakan gubernur, kita optimis (stunting dan kemiskinan ekstrem) akan cepat turun,” ujarnya.

Baca juga:  Dugaan Korupsi Rp15 Miliar, Kejari Tahan Ketua, Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Fakfak

Satgas, lanjut Latief Suaeri, masalah stunting dan kemiskinan ekstrem merata di semua wilayah Papua Barat. Perlu penanganan serius. Dirinya mengaku, satgas mengintensifkan berkoordinasi dengan gubernur ihwal hasil kunjungan kerja ke daerah dalam rangka penanganan kedua masalah serius tersebut.

“Satgas selalu lakukan evaluasi setiap 3 bulan dan seterusnya sampai dengan tahun 2024, karena ini komitmen pemerintah,” katanya.

Baca juga:  KPU Teluk Bintuni Siap Hadapi Gugatan Pileg, Digelar 3 Mei

Latief Suaeri menambahkan, sejumlah OPD pun telah bergerak cepat dalam mengimplementasikan kebijakan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Seperti, Dinas Kesehatan, BKKBN, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

“Sejumlah OPD tersebut telah melakukan revitalisasi posyandu di Papua Barat dalam rangka penurunan stunting,” tutupnya. (LP9/RED)

Latest articles

TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Kebut Renovasi SD Inpres 62 Asai

0
MANOKWARI, Linkpapua.id— Renovasi SD Inpres 62 Asai dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus berjalan. Saat ini, Satgas TMMD melaksanakan...

More like this

Musrenbang Otsus dan RKPD Papua Barat 2027, Fokus Pemerataan Layanan Dasar-Penguatan Ekonomi Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi...

Dominggus Buka Forum RKPD 2027 Papua Barat: Perencanaan Harus Realistis-Terarah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka forum perangkat daerah untuk penyusunan...

Pertamina Naikkan Harga Dexlite Jadi Rp26.600 di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pertamina resmi menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Dexlite...