Perkebunan kakao Ransiki butuh suntikan dana untuk peremajaan

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com – Perkebunan kakao di Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan membutuhkan suntikan anggaran untuk  meningkatkan produksi.

Ketua Koperasi Eiber Suth Ransiki, Yusuf Kawai, Sabtu (14/11), mengutarakan luas seluruhan perkebunan tersebut mencapai 1.868 hektar. Dari lahan itu baru sekitar 200 yang bisa berproduksi.

Yusuf mengungkapkan kendala yang dihadapi petani dan koperasi saat ini hanya modal. Petani di Manokwari Selatan dinilai siap untuk menggarap seluruh lahan perkebunan.

Baca juga:  Beri 'Kado' HUT RI 76 Tahun ke Pejabat Mansel, Bupati : Kelakuan Lama Jangan Dicontoh

“Kendala kami cuma dana, kalau ada pembeli yang bisa mensuport kami sangat siap,” kata Yusuf.

Menurutnya, produksi kakao di Manokwari Selatan saat ini sudah lancar meskipun belum banyak. Dari pengelolaan 200 hektar lahan perkebunan tersebut koperasi Eiber Suth sudah mampu melakukan pengiriman secara rutin.

“Dulu, dua bulan sekali baru bisa kirim, tapi sekarang dalam satu bulan kami bisa kirim dua kali. Sekali kirim 12 ton ke Surabaya,” katanya.

Baca juga:  Pria di Mansel Ditemukan Tewas di Sungai dalam Kondisi Sudah Membengkak

Untuk ekspor, lanjut Yusuf, saat ini baru dilakukan ke Inggris. Sudah cukup banyak pembeli dari sejumlah negara mengajukan permintaan namun belum bisa dipenuhi karena produksi masih terbatas.

Sebelumnya Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada berharap produksi kakao Ransiki meningkat hingga menghasilkan panen 1.000 ton per bulan. Gubernur yakin hal itu dapat tercapai karena lahan yang tersedia masih sangat luas.

Baca juga:  Pansus DPR PB Revisi Undang Gelar Sosialiasi Pokir Sejumlah usulan draf RPP UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus di Oransbari

Dominggus juga mengutarakan bahwa nilai bisnis dari pengelolaan 200 hektar oleh petani dan koperasi selama tahun 2020 ini sudah mencapai Rp2,8 miliar

Ia ingin seluruh lahan bisa dikelola agar semakin banyak pendapatan yang diterima baik koperasi maupun petani.

“Kalau semua lahan sudah produksi kami yakin harapan pak gubernur akan tercapai dan semua permintaan dari beberapa negara tadi kami bisa penuhi,” kata Yusuf lagi. (LPB1/red)

Latest articles

Wapres Gibran Tiba di Manokwari, Langsung Terbang ke Mansel Tinjau Pengembangan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tiba di Provinsi Papua Barat melalui Bandara Rendani, Kabupaten Manokwari. Kunjungan kerja ini berlanjut dengan...

More like this

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunker ke Mansel, Tinjau Pengembangan Kakao

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melakukan kunjungan kerja...

Bupati Bernard Lantik Adolop Kawei Jadi Sekda Mansel Definitif, Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah

MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Manokwari Selatan (Mansel) Bernard Mandacan melantik Adolop Kawei sebagai Sekretaris...

Catatan BPK untuk Pemkab Mansel: Perencanaan-Benahi Laporan Perangkat Daerah

MANSEL, LinkPapua.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat memberi dua catatan penekanan...