TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memeriksa kesiapan lokasi pembangunan dermaga Babo. Peninjauan lapangan ini dilakukan setelah proses tender proyek transportasi tersebut dinyatakan tuntas.
“Kami ingin memastikan lagi, sejauh mana kesiapan pelaksanaan di lapangan. Semoga tidak ada perubahan, kami agendakan kalau tidak pertengahan, paling lambat akhir Juli nanti sudah groundbreaking,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Teluk Bintuni Jandri Salakory saat menginspeksi lokasi pekerjaan di Distrik Babo, Jumat (19/6/2026).
Proyek infrastruktur ini menelan total anggaran sebesar Rp79.116.871.496 dengan skema multiyears contract (MYC). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni mengalokasikan dana awal sebesar Rp30.191.300.000 melalui APBD tahun anggaran 2026.

Pekerjaan fisik mencakup pembangunan sisi darat serta laut yang digarap oleh KSO Arafah-Wiratama Bangun Enjineering. Fasilitas pelabuhan ini ditargetkan rampung dan dapat digunakan sepenuhnya pada akhir tahun 2027.
“Tapi, pelaksanaan ini juga tergantung dari mobilisasi alat serta material yang dikirim dari Surabaya,” tukas Jandri.
Proyek dermaga ini awalnya dirancang menggunakan pembiayaan APBN melalui Kementerian Perhubungan. Namun, keterbatasan anggaran pusat membuat Pemkab Teluk Bintuni mengambil alih pembiayaan menggunakan APBD demi mengakomodasi aspirasi masyarakat.
Jalannya inspeksi tersebut turut didampingi oleh Sekretaris Dishub Yulianti serta Kabid Pelayaran dan Penerbangan Leonard Talama. Rombongan sebelumnya juga memantau lokasi pembangunan dermaga di Kamundan yang diagendakan melakukan groundbreaking secara bersamaan. (LP5/red)








