BBM Langka di Teluk Bintuni, APH Diminta Selidiki Dugaan Penimbunan 

Published on

TELUK BINTUNI,Linkpapua.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi Teluk Bintuni dalam dua hari terakhir. Antrean panjang kendaraan terlihat di depan SPBU yang terletak di jalan lintas raya Bintuni-Manokwari, Jumat (15/11/2024).

Darto, seorang pejasa ojek mengeluhkan kondisi ini. Ia mengaku sulit mendapatkan BBM sejak beberapa hari.

“Kami sangat kesulitan mencari BBM sejak dua hari terakhir, terkait BBM Sudah ada pembatasan 20 Liter, jam 10 SPBU sudah tutup,” ujarnya saat ditemui, Jumat (15/11/2024).

Baca juga:  Prabu Soroti Lambannya Penanganan Kasus Korupsi Pakaian Dinas DPR Papua Barat Daya

Kata dia, di tingkat pengecer sudah tidak ada BBM sejak kemarin. Akibatnya, Darto terpaksa tak bisa mengojek lagi.

“Kalau seperti ini, saya jadi tidak bisa bekerja maksimal dan penghasilan pun turun,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah turun tangan mengatasi masalah ini. Darto juga meminta aparat penegak hukum (APH) menyelidiki dugaan adanya penimbunan oleh pihak tertentu.

Selain ojek, para pengemudi kendaraan pribadi dan transportasi umum juga terkena dampak kelangkaan BBM. Beberapa di antara mereka harus antre hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Baca juga:  Yo Join Targetkan Menang 61% di Bintuni 3 dan Meyado 63% 

Situasi ini diperparah oleh minimnya pasokan BBM di SPBU. Sehingga antrean mengular dan waktu pelayanan menjadi lebih lama.

Masyarakat berharap ada solusi cepat dari pihak terkait untuk mengatasi masalah kelangkaan ini. Mengingat BBM merupakan kebutuhan vital bagi aktivitas sehari-hari di wilayah tersebut.

Masyarakat menduga ada permainan di balik kelangkaan BBM. Karenanya APH diminta menyelidiki dugaan praktik pengepulan di SPBU.

Baca juga:  Liga Inggris: City, Liverpool, dan Chelsea Kembali Menang, Persaingan Pucuk Klasemen Makin Ketat

“Kemungkinan itu perlu ditelisik. Karena praktik mafia BBM sekarang marak di mana-mana. Harus ada solusi cepat agar tidak berlarut-larut,” ucap seorang warga lainnya.

H Rusdi, pengelola SPBU saat dikonfirmasi media ini melalui telepon menyampaikan pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab tidak normalnya pelayanan BBM di tempat SPBU Bintuni. Berhubung yang bersangkutan sedang berada di luar Kota Bintuni. Belum diketahui sampai kapan kelangkaan ini terjadi.(LP5/Red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 4,64 Persen di Triwulan I 2026

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Perekonomian Provinsi Papua Barat mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,64 persen pada periode triwulan I tahun 2026. Capaian ini merujuk pada perbandingan...

More like this

Haryono May Minta Dinkes Manokwari Bangun Kerja Sama dengan RSU Kemenkes Jayapura

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Manokwari, Haryono M K May, SE., M.E., mendorong...

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Alumni P2TIM Asal Bintuni di Halsel

HALSEL, LinkPapua.id - Aparat kepolisian Polres Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mengejar terduga pelaku...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...