Pj Gubernur Ali Baham Sebut 1.002 Honorer PB Dalam Proses Pengangkatan sebagai ASN-PPPK

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengatakan, sebanyak 1.002 tenaga honorer Papua Barat sedang dalam proses penggodokan untuk diangkat menjadi ASN dan PPPK. Ali menyebut, BKD telah mengusulkannya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kepada para honorer bahwa saat ini BKD tengah mengurus pengangkatan untuk 1.002 orang. Untuk usia 35 tahun ke bawah akan menjadi CPNS sedangkan usia 35 tahun ke atas akan menjadi PPPK,” terang Ali Baham saay sejumlah honorer mempertanyakan kuota pengangkatan CPNS formasi 2021, Senin (18/11/2024).

Baca juga:  Bupati Sebut 2022 Jadi Tahun Transformasi dan Pembaharuan Wujudkan Visi Misi Pemda Manokwari

Dijelaskan Ali Baham, pengangkatan dilakukan berdasarkan kategori usia. Usia terhitung mulai SK dikeluarkan. Karananya, ia mengingatkan jangan ada yang memanipulasi identitas.

“Nanti akan menjadi temuan,” ujarnya

Ditegaskan juga bahwa awalnya total honorer 1.355 orang. Tetapi setelah divalidasi yang keluar di formasi 2021 sebanyak 1.002.

Baca juga:  KPU Teluk Bintuni Terima 1.130 Bilik Suara Pemilu 2024

Ali menegaskan, jika ada yang baru terdaftar tidak akan diproses dalam formasi 2021.

“Kita proses dan selesaikan formasi 2021 dulu dan tidak bisa melompat-lompat. 1.002 saja belum mengakomodir kuota yang 1.355. Jadi jika ada yang baru masuk tidak bisa itu akan masuk pada formasi baru. Formasi baru juga belum diketahui khusus honorer atau umum,” paparnya.

Baca juga:  Safari Ramadan di Masjid Agung Akbar Bintuni, Ali Baham Sampaikan Pesan Toleransi

Ali Baham meminta para honorer juga agar memahami mekanisme pengangkatan yang bertahap.

“Tolong mengerti pihak BKD agar yang ini selesai dulu. Untuk yang selanjutnya akan di proses masa berikutnya. Diimbau juga agar informasi ini disampaikan kepada honorer yang lainnya,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Marga Ateta Ngadu ke Dewan, Tuntut Kejelasan Jalan 27,6 Km untuk...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Marga Ateta mengadu ke DPRP Papua Barat untuk meminta kejelasan penggunaan jalan akses sepanjang 27,6 kilometer di wilayah adat...

More like this

Marga Ateta Ngadu ke Dewan, Tuntut Kejelasan Jalan 27,6 Km untuk Operasional Genting Oil

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Marga Ateta mengadu ke DPRP Papua Barat untuk meminta...

Perkuat Perlindungan Pekerja, IHTP Papua Teken Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua menjalin kerja sama...

IHTP Papua dan Bawaslu Manokwari Jalin Kerja Sama, Perkuat Pengawasan Pemilu

MANOKWARI, Linkpapua.id – Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua menjalin kerja sama...