Kerukunan Keluarga Pinrang Papua Barat Resmi Terbentuk, Asri Terpilih Aklamasi Jadi Ketua

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Kerukunan Keluarga Pinrang (KKP) resmi terbentuk untuk pertama kalinya di Papua Barat. Dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I yang digelar di Manokwari, Sabtu (3/5/2025), Asri terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) KKP Papua Barat.

Muswil ini menjadi tonggak sejarah berdirinya KKP secara resmi sebagai salah satu pilar dalam struktur Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di tanah perantauan. Ketua KKSS Papua Barat, Nurjaya, menyambut baik terbentuknya KKP sebagai bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan pendataan warga asal Pinrang yang menetap di Papua Barat.

Baca juga:  Pilar Gowa KKSS Manokwari Dikukuhkan Akhir Januari

“Dengan terbentuknya pilar KKP Papua Barat bisa membantu mempersatukan warga dari bawah. Ini sangat mendukung sekali,” ujarnya.

Dia menambahkan, pilar-pilar seperti KKP sangat membantu dalam menyampaikan informasi, membangun komunikasi, serta mempererat hubungan antar sesama warga Sulawesi Selatan di perantauan.

“KKSS terdiri dari pilar-pilar kabupaten asal di Sulawesi Selatan, termasuk KKP. Pilar-pilar ini memudahkan kita dalam mengkoordinasikan warga, menyampaikan informasi, hingga menjalin komunikasi antar warga di perantauan,” kata Nurjaya.

Baca juga:  Syukuran HUT Ke-46, Warga KKSS Papua Barat Diharap Tetap Jaga Silaturahmi

Lebih lanjut, Haji Nurjaya mengingatkan pentingnya menjunjung nilai-nilai kearifan lokal dalam berorganisasi. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kami di KKSS selalu menjunjung nilai-nilai kebersamaan dan berkolaborasi dengan paguyuban lain serta menghargai masyarakat adat di Papua Barat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW KKP Papua Barat terpilih, Asri, menyebut 3 Mei 2025 sebagai hari bersejarah bagi warga Pinrang di tanah rantau. “Ini awal terbentuknya kepengurusan definitif KKP Papua Barat,” ungkapnya.

Baca juga:  Gubernur: KKSS Papua Barat Harus Jadi Wadah Aspirasi

Dia menuturkan bahwa kekuatan organisasi terletak pada semangat gotong royong. “Organisasi ini tidak bisa dibesarkan oleh satu orang. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci agar kita tumbuh sebagai satu keluarga besar di Papua Barat,” ucapnya. (*/red)

Latest articles

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui manajemen PT PELNI (Persero) untuk membahas rencana kerja sama edukasi...

More like this

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja Sama Edukasi

JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui...

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal Sekretariat

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia...

Pengacara Minta Polisi Terdakwa Pemerkosaan di Manokwari Dibebaskan, Sebut Tuduhan Tanpa Bukti Sah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan MA, polisi yang menjadi terdakwa...