Anggota Komisi VI DPR RI Soroti Kuota Internet Hangus: Rakyat Rugi Besar!

Published on

JAKARTA, LinkPapua.com – Anggota Komisi VI DPR RI Sadarestuwati menegaskan bahwa praktik hangusnya kuota internet masih merugikan jutaan masyarakat. Dia menyebut potensi kerugian konsumen sangat besar jika sisa kuota terus hangus setiap masa aktif berakhir.

“Pak Menteri, ini masyarakat juga banyak bertanya-tanya. Waktu rapat dengan Telkom, saya sudah sampaikan bahwa setiap pembelian kuota itu kan mesti ada sisa pada saat masa tenggangnya habis. Nah, yang terjadi di sini sisa kuota itu selalu hangus,” ujar Sadarestuwati dalam agenda rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2025).

Baca juga:  Isu Krusial Pembahasan Panja RUU PBD: Penentuan Ibu Kota hingga "Pinjam" Distrik

Sadarestuwati menyebut praktik ini terjadi hampir di semua operator telekomunikasi. Dia meminta agar sistem akumulasi sisa kuota segera diterapkan.

Dirinya mencontohkan jika satu nomor memiliki sisa minimal 20 GB saat masa aktif berakhir, maka potensi data hangus sangat besar. Hal itu bisa dikalikan dengan ratusan juta pengguna aktif di Indonesia.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Hadirkan Fasilitas Insinerator Baru di Manokwari, Mampu Olah 150 Kg Limbah B3 per Jam

“Kalau kita hitung, satu pengguna katakanlah satu nomor bisa minimal sisa 20 giga. Dikalikan berapa juta pengguna telepon genggam ini? Saya baca sekitar 137 juta masyarakat kita menggunakan gadget. Ini kan potensi kerugian yang luar biasa bagi konsumen,” tegasnya.

Dia mendesak Telkomsel dan operator lain untuk menampung aspirasi publik dengan mengakumulasi sisa kuota ke periode berikutnya. Sadarestuwati menilai langkah ini sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen.

Baca juga:  Pemkab Sorong Selatan Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJMD 2025-2029

“Jadi, tidak hangus begitu saja. Mohon ini betul-betul diperhatikan Pak Menteri. Ini penting sekali meski kelihatannya hanya sedikit,” ucapnya.

Dia juga meminta Kementerian BUMN agar lebih aktif mendorong BUMN sektor telekomunikasi merespons keluhan masyarakat. Sadarestuwati menegaskan, Komisi VI DPR akan terus mengawal isu perlindungan konsumen ini. (*/red)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

Menkeu Purbaya Ngaku Kecolongan Anggaran Rp1 T Motor BGN gegara Software Eror

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku kecolongan terkait munculnya anggaran...

Bupati Manibuy Apresiasi Penataan Futsal di Teluk Bintuni, Agustinus Pongtuluran Ditunjuk Pimpin AFK

MANOKWARI, Linkpapua.id — Federasi Futsal Indonesia (FFI), melalui Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Aloysius...

Wakapolda: Papua Barat Harus Lepas dari Ketergantungan Benih Jagung Luar Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana mengatakan komitmen kepolisian dalam mendukung pengembangan pertanian...