27.5 C
Manokwari
Selasa, Maret 17, 2026
27.5 C
Manokwari
More

    Buron Sejak 2014, TNI Tembak Mati Tokoh OPM Mayer Wenda di Papua Pegunungan

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM), Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, tewas ditembak prajurit TNI dalam operasi di Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Mayer diketahui merupakan Wakil Panglima Kodap XII/Lanny Jaya dan buron sejak 2014.

    Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan operasi berlangsung pada Selasa (5/8/2025) sore. Lokasi kejadian berada di Kampung Mukoni, Distrik Mukoni, Kabupaten Lanny Jaya.

    Wenda masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2014 karena keterlibatannya dalam sejumlah aksi kekerasan.

    Baca juga:  TNI Pastikan Revisi UU TNI Tidak Tumpang Tindih Institusi Lain

    “Ia memiliki rekam jejak keterlibatan dalam berbagai aksi kekerasan, di antaranya penyerangan Mapolsek Pirime (2012), pembunuhan terhadap anggota Polri di Tolikara (2012), penghadangan patroli dan aksi penembakan terhadap aparat keamanan di wilayah Lanny Jaya (2014),” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8/2025).

    Kristomei menjelaskan Wenda melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Ia tidak sendiri, melainkan bersama kelompok bersenjatanya.

    Baca juga:  PSI Manokwari Gelar Aksi Sosial di Pulau Mansinam

    “Personel TNI pun mengambil tindakan tegas dan terukur. Dalam kontak tembak tersebut, Wenda dinyatakan tewas di tempat, bersama satu orang lainnya yang diduga adiknya, Dani Wenda,” katanya.

    TNI lalu mengevakuasi kedua jenazah ke RSUD Wamena. Proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut masih dilakukan.

    Kristomei menyebut pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver, 24 butir amunisi, dua KTP, ponsel, uang tunai, dan noken.

    Baca juga:  TNI Tembak Mati Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya

    Dia menegaskan operasi itu bagian dari Tugas Pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sesuai undang-undang.

    “Keberhasilan ini membuktikan bahwa setiap tindakan prajurit TNI dalam menghadapi kelompok bersenjata dilaksanakan secara profesional, terukur, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan,” ucapnya. (*/red)

     

    Latest articles

    Pantau Bandara Rendani, Gubernur Papua Barat Pastikan Mudik Lebaran 2026 Lancar

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memastikan arus mudik Lebaran Idulfitri 2026 di Bandara Rendani, Manokwari, berjalan aman dan tanpa kendala berarti....

    More like this

    Tok! MK Putuskan Eks Terpidana Tetap Bisa Ikut Pemilu-Pilkada

    JAKARTA, LinkPapua.id - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan mahasiswa terkait larangan permanen bagi...

    12 Mayjen TNI Dimutasi Jelang Lebaran Idulfitri 2026, Ini Daftar Lengkapnya

    JAKARTA, LinkPapua.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan mutasi besar-besaran terhadap 35 perwira...

    Kapolda Papua Barat Temui Pangdam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id — Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K. menggelar pertemuan dengan...