Warga Manokwari Curhat ke Xaverius Kameubun: Antrean BBM, Lahan Sawah Menyusut

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPR Papua Barat Xaverius Kameubun menerima sejumlah aspirasi warga saat reses bersama mahasiswa dan pemuda di Manokwari. Warga mengeluhkan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang menyebabkan kemacetan dan lahan sawah yang terus menyusut.

“Jalan Esau Sesa selalu jadi keresahan kami apalagi di waktu jam kerja pagi dan sore saat pegawai di perkantoran kembali dari aktivitas,” kata Paul, salah satu mahasiswa yang hadir dalam pertemuan, Sabtu (1/11/2025) malam.

Paul menyebut kemacetan di Jalan Esau Sesa terjadi akibat antrean panjang kendaraan di SPBU Jalan Baru. Ia meminta pemerintah dan DPR Papua Barat memperhatikan masalah tersebut karena jalan itu merupakan akses utama menuju kawasan perkantoran provinsi maupun kabupaten.

Baca juga:  Rapat TAPD Bubar, DPR Papua Barat Soroti Program Makan Bergizi Gratis

Selain soal antrean BBM, warga juga menyoroti penyusutan lahan pertanian dan persoalan perhutanan sosial di Manokwari. Mereka menilai kebijakan pengelolaan lahan harus lebih berpihak kepada masyarakat lokal.

“Lahan sawah kita di Manokwari semakin terbatas, di Papua hanya Merauke yang jadi pemasok beras, bagaimana di Manokwari Papua Barat,” ujar Toni, warga Manokwari.

Ia menambahkan, pengelolaan perhutanan sosial seharusnya diberikan kepada masyarakat lokal. Toni berharap kebijakan pemerintah benar-benar melibatkan warga agar manfaatnya dirasakan langsung.

“Perhutanan sosial seharusnya dikelolah oleh masyarakat lokal,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Xaverius mengatakan keresahan warga terkait kemacetan di Jalan Esau Sesa sudah menjadi perhatian pemerintah. Saat ini, Pemprov Papua Barat tengah menjalankan program pelebaran jalan sebagai langkah mengurai kemacetan.

Baca juga:  1.237 Siswa di Teluk Bintuni Mulai Nikmati Makan Bergizi Gratis

“Saat ini pemerintah Papua Barat sedang melakukan pelebaran jalan sebagai solusi untuk mengurai macet yang selama ini di sepanjang Jalan Esau Sesa hingga Jalan Trikora Sowi Manokwari,” ucap legislator PKB itu.

Xaverius memastikan semua aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan di DPR Papua Barat untuk mencari solusi jangka panjang. Ia menegaskan aspirasi warga menjadi catatan penting dalam agenda reses kali ini.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kehutanan Manokwari Serdion Rahawarin mengungkapkan potensi lahan sawah di daerah tersebut mencapai lebih dari 2.000 hektare. Namun, hanya sekitar 100 hektare yang benar-benar produktif dan belum mampu memenuhi kebutuhan beras lokal.

Baca juga:  Pemkab Mansel Gelar Tur Bendera Merah Putih Meriahkan HUT Ke-80 RI

“Untuk memenuhi kebutuhan beras di Manokwari belum mencukupi,” sebutnya.

Ia menjelaskan, pada 2026 pemerintah akan menyiapkan tambahan 1.300 hektare lahan pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Saat ini, Manokwari masih harus mendatangkan sekitar 6.000 ton beras per tahun dari luar daerah.

Di sisi lain, Satgas Pangan yang melibatkan pemerintah daerah dan kepolisian terus melakukan operasi pasar. Langkah itu dilakukan untuk menekan harga beras di pasaran dan menjaga stabilitas pangan di Manokwari. (*/red)

Latest articles

Ketua DPRP Papua Barat Lepas Jenazah Yurthinus Mandacan untuk Dimakamkan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor melepas jenazah Yurthinus Mandacan secara resmi untuk menyerahkannya kepada pihak keluarga. Prosesi pelepasan ini menandai...

More like this

Ketua DPRP Papua Barat Lepas Jenazah Yurthinus Mandacan untuk Dimakamkan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor melepas jenazah Yurthinus Mandacan secara...

Polda Papua Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Ganja, Tiga Orang Diamankan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat kembali berhasil mengungkap tindak...

Bupati Bintuni Sidak SPBU-Distributor Usai Kenaikan BBM, Minta Urai Antrean

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menginstruksikan pengelola SPBU segera mencari...