Wabup Bintuni Luncurkan Aplikasi PDRD, Harap PAD Lebih Transparan

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara berharap peluncuran aplikasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) dapat membuat pengelolaan PAD lebih transparan. Harapan itu dia sampaikan saat meresmikan inovasi digital tersebut di Sasana Karya, Kantor Bupati, Senin (24/11/2025).

“Melalui inovasi aplikasi PDRD ini, kita ingin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, tepat, dan mudah. Digitalisasi bukan sekadar perubahan metode, tetapi perubahan paradigma,” ujarnya.

Joko mengatakan PDRD merupakan pilar penting dalam menopang fiskal daerah dan menjadi tulang punggung PAD. Dia menilai digitalisasi dapat memperkuat akurasi, efektivitas, dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.

Baca juga:  Serahkan SK Tiga Marga, Kasihiw: Bukti Negara Melindungi Masyarakat Adat

“Inovasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang kita akan luncurkan hari ini, baik aplikasi Teman Aksi, mesin bayar elektronik, dan mobile point of sale (M-POS) ini memiliki landasan yang kuat sejalan dengan kebijakan nasional mengenai penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, khususnya desentralisasi fiskal yang berbasis elektronik,” katanya.

Dia menjelaskan inovasi tersebut sejalan dengan regulasi seperti Perpres 95/2018 tentang SPBE dan PP 71/2019 tentang sistem transaksi elektronik. Regulasi itu mewajibkan pemerintah daerah bertransformasi dari layanan konvensional menuju sistem digital yang modern.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Ditantang Usut Penyaluran Dana Konservasi, Ada Dugaan TPPU

“Seluruh regulasi ini menegaskan bahwa tata kelola pemerintah daerah, termasuk pengelolaan pajak dan retribusi daerah, harus bertransformasi dari layanan konvensional menuju sistem digital yang modern dan terintegrasi,” ucapnya.

Joko menegaskan sistem digital akan membantu mengurangi human error dan meningkatkan transparansi informasi bagi publik. Joko menyebut layanan pembayaran juga menjadi lebih mudah melalui e-banking, mobile banking, hingga QRIS.

Baca juga:  Bawaslu Sorsel Putuskan PSU Hanya untuk DPD RI, DAP Lontarkan Kecaman

Ruang lingkup inovasi PDRD mencakup kemudahan pengelolaan data dan peningkatan efisiensi administrasi. Sistem ini dinilai memberi manfaat bagi pemerintah daerah serta kenyamanan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Besar harapan saya, implementasi aplikasi PDRD ini mampu memberikan dampak nyata berupa peningkatan kemandirian fiskal Kabupaten Teluk Bintuni secara bertahap dan berkelanjutan. Semakin kuat fiskal daerah kita, semakin besar pula ruang gerak pemerintah untuk membiayai pembangunan, meningkatkan kualitas layanan publik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (LP5/red)

Latest articles

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah kompetisi dan pengembangan bakat olahraga pelajar di Manokwari, Papua Barat....

More like this

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah...

Alumni SMA Negeri 1 Manokwari Gelar Event Futsal, Jadi Wadah Silaturahmi Antarangkatan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Alumni SMA Negeri 1 Manokwari kembali menunjukkan kontribusinya bagi almamater dan...

Pemkab Manokwari Luncurkan Pendidikan Gratis, Siapkan Anggaran Rp46 Miliar

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari meluncurkan program pendidikan gratis dengan total alokasi anggaran lebih dari...