25.3 C
Manokwari
Sabtu, Maret 14, 2026
25.3 C
Manokwari
More

    Kementan Siapkan Rp 1,49 T Pulihkan Pertanian Sumatra Pascabencana, Ajukan Tambahan Rp 5,1 T

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan total anggaran Rp 6,59 triliun untuk memulihkan sektor pertanian di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pascabencana hidrometeorologi. Dana tersebut terdiri atas alokasi APBN 2026 sebesar Rp 1,49 triliun serta usulan tambahan anggaran senilai Rp 5,1 triliun guna mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.

    “Kementerian Pertanian berupaya membantu memulihkan sektor pertanian di ketiga provinsi terdampak pasca bencana, baik dengan mengoptimalkan anggaran APBN 2026 yang tersedia maupun dengan mengusulkan anggaran tambahan apabila memungkinkan,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (14/1/2026).

    Mentan Amran merinci bantuan tersebut akan mencakup penyediaan benih, pupuk, alat mesin pertanian, hingga rehabilitasi lahan irigasi. Langkah cepat ini diambil mengingat luas sawah yang terdampak di tiga provinsi tersebut telah mencapai 107.324 hektare.

    Baca juga:  Marah Sakti Siregar: Jadilah Wartawan Berkualitas dan Profesional

    “Alokasi anggaran APBN Kementerian Pertanian 2026 yang siap digulirkan untuk pemulihan pasca bencana mencapai Rp 1,49 triliun, yang terdiri dari rehabilitasi lahan sawah ringan, sedang, dan irigasi sebesar Rp 736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp 68,6 miliar, rehab kawasan perkebunan Rp 50,46 miliar, serta penyediaan alsintan, pupuk, pupuk, pestisida Rp 641,25 miliar,” sebut Mentan Amran.

    Sinergi lintas kementerian juga diperlukan untuk menangani lahan sawah yang mengalami kerusakan kategori berat. Kementan berencana menggandeng Kementerian ATR/BPN serta Kementerian PUPR guna memperbaiki jaringan irigasi dan penataan ruang lahan yang terdampak banjir.

    “Kebutuhan ini berasal dari pemulihan sektor pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh lokasi terdampak. Di sisi lain, program prioritas untuk menjaga pertanian berkelanjutan tetap harus berjalan,” kata Mentan Amran.

    Baca juga:  OJK Beri Perlakuan Khusus Kredit untuk Debitur Korban Banjir-Longsor Sumatra

    Kementan mencatat sebanyak 44,6 ribu hektare lahan padi dan jagung mengalami puso atau gagal panen akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor. Selain lahan pangan, puluhan ribu hektare perkebunan rakyat seperti kopi dan kakao serta ratusan ribu ternak juga dilaporkan hilang atau mati.

    “Pada kesempatan ini kami memohon dukungan pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI untuk mendukung alokasi tambahan anggaran dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,” tuturnya.

    Hingga saat ini, donasi kemanusiaan dari lingkup internal Kementan dan Badan Pangan Peduli telah terkumpul sebanyak Rp 75 miliar. Bantuan darurat tersebut telah dikirimkan secara bertahap menggunakan armada TNI dan Polri ke titik-titik lokasi bencana.

    Baca juga:  Dominggus Temui Mentan Amran, Minta Dukungan Penguatan Pertanian Papua Barat

    “Bantuan tersebut telah kami kirimkan dalam tiga tahap bekerja sama dengan TNI AL, TNI AU, TNI AD, serta Polri,” ungkapnya.

    Data kerusakan infrastruktur pertanian seperti balai penyuluhan dan jalan produksi terus diperbarui oleh tim di lapangan secara dinamis. Pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi intensif agar penyaluran bantuan benih dan alsintan dapat segera menyentuh petani yang membutuhkan.

    “Tentu data dampak bencana ini bersifat dinamis dan terus kami perbarui setiap hari melalui koordinasi intensif antara unit eselon I Kementerian Pertanian dan dinas pertanian di daerah terdampak,” pungkas Mentan Amran. (*/red)

    Latest articles

    Polda Papua Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Polri dan Salurkan Beras...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Polda Papua Barat menggelar kegiatan Bazar Pasar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak penyaluran beras beras Bulog SPHP yang berlangsung di Lobby...

    More like this

    Tok! DPR RI Tetapkan Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua OJK yang Baru

    JAKARTA, LinkPapua.id - DPR RI menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas...

    Praperadilan Ditolak, KPK Periksa Eks Menag Yaqut soal Korupsi Kuota Haji

    JAKARTA, LinkPapua.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama (Menag),...

    Prabowo Warning Anak Buah: Jangan Beri Saya Laporan Palsu!

    JAKARTA, LinkPapua.id - Presiden Prabowo Subianto memperingatkan keras jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu...