27.7 C
Manokwari
Rabu, Maret 11, 2026
27.7 C
Manokwari
More

    Pimpinan DPRK Bintuni Minta Kabag Keuangan Bertahan, Aktivis Curiga Ada Kepentingan

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Unsur pimpinan DPRK Teluk Bintuni, Papua Barat, memicu polemik setelah melayangkan surat permintaan kepada Bupati Yohanis Manibuy untuk mempertahankan Elisabeth Seno Matasik alias Cica sebagai Kabag Keuangan Sekretariat Dewan. Langkah ini pun menuai kritik tajam dari aktivis lokal yang mencurigai adanya motif personal di balik upaya mempertahankan pejabat pengelola anggaran tersebut.

    “Saya pikir alasan yang disampaikan unsur pimpinan DPRK soal pengembangan karier Ibu Cica sebagai ASN itu hanya normatifnya saja. Saya menduga ada kepentingan yang lebih personal yang tersembunyi di balik permintaan ini,” ujar aktivis pemuda 7 suku Teluk Bintuni, Abraham Yerkohok, Rabu (11/3/2026).

    Baca juga:  NasDem Bintuni Buka Penjaringan Cabup-Cawabup, Jen Fimbay-Imanuel Horna Hari ini Daftar

    Abraham mempertanyakan alasan pimpinan dewan begitu bersikeras menolak pelantikan George C Jeffry Ubra yang telah ditunjuk bupati. Menurutnya, jabatan Kabag Keuangan adalah posisi sangat strategis yang sepenuhnya merupakan hak prerogatif kepala daerah dalam melakukan penataan birokrasi.

    Melalui surat resmi, Ketua DPRK Romilus Tatuta beserta dua wakilnya menyarankan agar pejabat baru dialihkan ke instansi kesehatan atau rumah sakit. Mereka justru mendorong agar Cica segera ditetapkan sebagai pejabat definitif menggantikan status pelaksana tugas yang selama ini dijabat.

    Baca juga:  Rakerwil IV Hidayatullah Papua Barat untuk Evaluasi dan Susun Program 2024

    “Dengan penetapan kembali Saudara Elisabeth Seno Matasik pada jabatan Kabag Keuangan Setwan, kami menyarankan agar Saudara George C Jeffry Ubra dapat ditetapkan pada kesempatan berikutnya pada jabatan administrator dan pengawas di OPD kesehatan atau rumah sakit daerah Teluk Bintuni,” tulis kutipan surat tersebut.

    Namun, soliditas pimpinan dewan dalam mempertahankan Cica tampak mulai retak di tengah jalan. Wakil Ketua I Sugandi secara mengejutkan menarik kembali dukungannya dan menyatakan berbalik arah untuk mendukung penuh keputusan Bupati Yohanis.

    Baca juga:  DPRK Bintuni Bahas RPJPD 2025-2045, Bupati Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

    Sugandi menegaskan bahwa sebagai kader Golkar, dirinya memiliki kewajiban moral untuk mengamankan setiap kebijakan yang diambil oleh ketua partainya yang kini menjabat sebagai bupati. Perubahan sikap ini membuat surat permohonan yang sebelumnya beredar menjadi kehilangan legitimasi penuh dari unsur pimpinan.

    “Keputusan Bupati Teluk Bintuni dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD Golkar Teluk Bintuninmenjadi kewajiban dan tanggung jawab kami sebagai unsur pimpinan (Wakil Ketua I) dari Partai Golkar yang harus kami amankan dan kami laksanakan,” jelas Sugandi melalui keterangan tertulisnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Kapolda Papua Barat Temui Kajati, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolda Papua Barat melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat...

    More like this

    Pemda Teluk Bintuni Dianugerahi Penghargaan atas Keberhasilan Pengelolaan Dapodik

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Satu tahun perjalanan pemerintahan Yohanis Manibuy – Joko Lingara, pengakuan dan apresiasi...

    Bupati Bintuni Safari Ramadan di Sumuri, Bagikan Bantuan ke 6 Masjid

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, melakukan safari Ramadan 1447 Hijriah...

    Prosesi Adat Sambut Safari Ramadan Bupati Manibuy di Distrik Sumuri

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.Id-Perjalanan safari Ramadhan 1447 Hijriyah yang dilakukan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dan...