KONI Papua Barat Siapkan Raker-Musprov 2026, Keluhkan Anggaran Belum Cair

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat tengah mematangkan persiapan Rapat Kerja (Raker) dan Musyawarah Provinsi (Musprov) 2026. Namun, agenda organisasi beserta persiapan sejumlah kejuaraan nasional (kejurnas) kini terganjal anggaran dari pemerintah provinsi yang belum juga cair.

“Untuk pembiayaan belum ada atau belum cair, mungkin karena akhir-akhir ini banyak libur sehingga belum ada (terealisasi), semoga memasuki masa libur sudah bisa dicairkan, kita juga masih menunggu,” ujar Plt Ketua KONI Papua Barat, Yohanes Sorbu, Selasa (7/4/2026).

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Dukung Rp600 Juta untuk Musprovlub KONI

Yohanes menjelaskan pihaknya telah membentuk panitia kerja untuk mendata 42 cabang olahraga (cabor) dan 7 KONI kabupaten. Kendati usulan anggaran sudah melalui tahap rasionalisasi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), hingga kini anggaran tersebut belum terealisasi.

“Kita sudah bentuk panitia rapat kerja, mendata masing-masing cabor. Mudah-mudahan semuanya aktif masa kepengurusan dan tidak bermasalah, tapi kita butuh anggaran untuk berbagi kegiatan tersebut,” katanya.

Selain agenda internal, KONI Papua Barat juga sedang bersiap menghadapi dua ajang besar yakni PON bela diri pada Agustus serta kejuaraan olahraga air Oktober nanti. Pihak KONI telah menyurati setiap cabor sebagai langkah awal persiapan menghadapi kejurnas yang diselenggarakan KONI pusat tersebut.

Baca juga:  Kejaksaan Agung Lelang Aset Terpidana Albert Rombe secara Daring

“Berikut kita juga akan mengikuti PON bela diri ada 5 cabor mengikuti dan PON pantai diikuti 5 Cabor,” jelas Yohanes.

Terkait bursa calon ketua KONI periode 2026-2030 yang mulai ramai di media sosial, Yohanes menegaskan setiap orang memiliki hak untuk mencalonkan diri. Namun, dia mengingatkan agar semua pihak tetap tunduk pada aturan main dan AD/ART organisasi yang berlaku.

Baca juga:  KONI Papua Barat Siapkan Bonus untuk Atlet Peraih Medali PON, Berapa Nilainya?

“Itu hak setiap orang kita tidak bisa larang untuk memajukan olahraga di Papua Barat tetapi kita tetap berpatokan atas aturan main atau ad/art KONI,” tegasnya.

Dia juga meminta cabor maupun KONI kabupaten segera memperbarui masa kepengurusan yang telah habis agar tidak kehilangan hak suara. Penentuan jadwal pasti Musprov nantinya akan diputuskan melalui hasil rapat kerja setelah tim penjaringan resmi dibentuk. (LP2/red)

Latest articles

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 yang digelar oleh Kodim 1801/Manokwari...

More like this

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...