MANOKWARI, Linkpapua.id- Komisi III DPRK Manokwari pada Selasa (14/4/2026)melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di sepanjang aliran Kali Wosi, Kelurahan Wosi, yang menjadi salah satu penyebab banjir pada pekan lalu.
Ketua Komisi III DPRK Manokwari, Abu Rumkel, menyampaikan bahwa dari hasil tinjauan tersebut terdapat sejumlah temuan penting yang perlu segera menjadi perhatian pemerintah daerah.

Salah satu temuan utama adalah adanya bangunan yang berdiri di sepanjang daerah aliran sungai (DAS). Menurutnya, kondisi ini berpotensi memperparah banjir karena menghambat aliran air.
“Kita sempat bertanya kepada masyarakat kenapa membangun sampai ke DAS. Mereka menyampaikan sudah memiliki izin. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar pengawasan lebih diperketat,” ujarnya.
Rumkel menegaskan, penertiban terhadap bangunan di kawasan DAS perlu segera dilakukan guna mencegah risiko banjir yang lebih besar di kemudian hari.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi talut di Kali Wosi yang belum dibangun secara menyeluruh hingga ke bagian hilir. Hal ini dinilai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan aliran air tidak terkendali saat curah hujan tinggi.
Komisi III DPRK Manokwari mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret, baik melalui penertiban bangunan di DAS maupun percepatan pembangunan talut, guna meminimalisir dampak banjir serta melindungi masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, para wakil rakyat didampingi oleh instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manokwari dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat.(LP3/Red)
















