MANOKWARI, Linkpapua.id – Puluhan massa yang melakukan aksi blokade di akses utama Jalan Esau Sesa, Manokwari, akhirnya membuka penutupan jalan sekitar pukul 09.00 WIT, Selasa (2/6/2026). Meski demikian, massa masih memfokuskan aksi dengan memblokade jalan menanjak menuju Kantor Bupati Manokwari.
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Sejumlah personel disiagakan di lokasi bersama kendaraan taktis water cannon untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Sebelumnya, Koordinator Aksi Oktopilus menyoroti penggunaan istilah formasi 2021 dalam proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sementara masih banyak peserta formasi tahun 2021 yang hingga kini belum memperoleh kejelasan mengenai status mereka.
Menurutnya, aksi yang dilakukan merupakan bentuk tuntutan kepada pemerintah daerah agar memberikan kepastian terkait nasib para peserta formasi 2021 yang belum terakomodasi.
“Kami berharap jika memang tidak ada lagi penambahan kuota untuk formasi 2021, pemerintah dapat memberikan solusi, misalnya membuka formasi baru sehingga kami memiliki kesempatan untuk kembali bersaing dalam seleksi berikutnya,” ujar Oktopilus.
Massa berharap pemerintah daerah segera memberikan penjelasan dan solusi konkret terkait persoalan tersebut agar polemik yang berlangsung dapat diselesaikan secara baik.(LP3/Red)








