MANOKWARI, LinkPapua.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ibnu Khaldun, Kampung Makassar, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melangsungkan upacara pelepasan bagi puluhan siswa kelas akhir yang telah menyelesaikan masa studi tingkat dasar. Agenda perpisahan diwarnai unjuk bakat seni bela diri hingga ketangkasan olahraga oleh para murid.
“Tahun ini merupakan angkatan X MI di bawah Yayasan Ibnu Khaldun. Sebanyak 50 Siswa-siswi semuanya lulus 100 persen dengan rata-rata nilai 90 lebih,” kata Kepala Sekolah MI Ibnu Khaldun, Mustamiin, saat acara perpisahan, Selasa (2/6/2026).

Rangkaian seremonial perpisahan diisi dengan pementasan keahlian pencak silat, olahraga panahan, dan keterampilan kepramukaan yang diadopsi dari kurikulum nonakademik sekolah. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Manokwari mengapresiasi sinergi yayasan yang mampu memadukan prestasi akademis bernilai tinggi dengan pembentukan karakter akhlak siswa.
“Yayasan tidak hanya menciptakan siswa unggul di bidang akademik, tetapi melahirkan siswa yang berakhlakul karimah,” ujar Plt Kepala Kantor Kemenag Manokwari, I Gusti Ketut Suardana.
Dia menambahkan, penguatan nilai karakter ditanamkan sejak dini agar para alumni memiliki tenggang rasa dan rasa cinta kasih yang kuat terhadap sesama manusia. Menurutnya, penanaman fondasi moral keagamaan dinilai menjadi modal krusial bagi anak didik dalam beradaptasi di lingkungan pergaulan yang heterogen.
“Supaya mereka mampu bergaul dengan siapa saja,” lanjutnya.
Butuh Pembenahan
Pihak sekolah menyampaikan keluhan terkait keterbatasan status kepegawaian tenaga pendidik di sekolah tersebut yang masih didominasi guru tidak tetap. Tercatat hanya posisi kepala sekolah yang memegang status pegawai negeri sipil, sedangkan guru lainnya bertahan dengan status honorer.
“Harapan ini kita syukuri kepada Tuhan kami diberi kemampuan mendidik anak-anak, kami berharap kami dilihat oleh pemerintah daerah, tidak hanya sekolah negeri saja,” kata Mustamiin.
Yayasan mulai merancang ekspansi sarana pendidikan formal baru untuk menampung lulusan tingkat MI. Pihak pengelola berencana mendirikan jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) untuk mengintegrasikan kesinambungan pendidikan Islam yang berkelanjutan di kawasan Kampung Makassar. (LP2/red)








