Polda Papua Barat Gelar Bimtek KIP, Perkuat Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis KIP dan Uji Konsekuensi Informasi Yang Dikecualikan di Polda Papua Barat. Kegiatan ini diinisiasi Divisi Humas Polri dan diikuti jajaran satuan kerja serta Polres di Wilayah Papua Barat (10/06/2026).

Acara dibuka Wakapolda Papua Barat,Brigjen Pol Dr. Sulastiana,M.Si.,CRGP.,CHCM.,CRPP mewakili Kapolda Papua Barat. Hadir juga Kepala Biro Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (Karo PID) Divisi Humas Polri,Brigjen Pol.Drs. S. Erlangga,M.I.Kom Bersama rombongan.

Dalam sambutannya,Wakapolda Papua Barat menyampaikan penghargaan sertinggi-tingginya kepada Divhumas Polri atas kehadiran tim yang memberikan pemahaman langsung terkait keterbukaan informasi public.

Baca juga:  Bertemu Kapolda Maluku, Deputi SKK Migas Dorong Sinergi Berkelanjutan dengan Polri

Ia juga memberi apresiasi kepada seluruh personel Bidhumas Polda Papua Barat yang telah mempersiapkan kegiatan sehingga berjalan lancer.

“ Terimakasih atas dedikasi,loyalitas, dan kerja keras seluruh personel Bidhumas Polda Papua Barat beserta jajaran dalam mendukung keterbukaan informasi public,menjaga transparansi,membangun komunikasi efektif dengan masyarakat,serta mempersiapkan kegiatan ini,”ujar Brigjen Sulastianan.

Ia menekankan,perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut Polri untuk terus beradaptasi Menurutnya,tantangan besar adalah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi di tubuh institusi sebagaimanan amanat Undang-undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Baca juga:  PDIP Manokwari Gelar Konvoi Merah Putih, Kibarkan Bendera Sepanjang 20 Meter di Puncak Soribo

Selain itu,tingginya permintaan informasi dan masyarakat baik individu maupun kelompok,disebut sebagai hal yang harus ditanggapi serius dan professional.
“Melalui bimtek ini, diharapkan pejabat PID satker Polda maupun Polres mampu menjadi garda terdepan dalam melaksanakan uji konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan,”jelasnya.

Kegiatan Bimtek juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai kriteria informasi yang dikecualikan serta prosedur pengujian konsekuensinya. Dengan demikian, pengecualian informasi tetap dilakukan secara tepat, proporsional,dan menjunjung tinggi prinsip keterbulkaan publik.

Baca juga:  Usai Gladi Kotor, Dominggus-Lakotani Siap Jalani Gladi Resik Besok

(Plt) Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol.Gadug Kurniawan,S.I.K.,M.H. menambahkan bimtek ini jadi bekal penting bagi PPID Polri di Daerah. “Kami ingin setiap permohonan informasi masyarakat direspon cepat,akurat,dan sesuai aturan KIP. Uji Konsekuensi harus dilakukan agar informasi yang dikecualikan benar-benar demi kepentingan public dan keamanan,bukan untuk menutup akses,” ujarnya.(LP3/Red)

Latest articles

FASI BKPRMI Manokwari Resmi Ditutup, Juara Bersiap Wakili Manokwari di Tingkat...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari resmi menutup pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang...

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Resmi Ditutup, Juara Bersiap Wakili Manokwari di Tingkat Provinsi

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten...

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...