Polda Papua Barat Kerahkan 829 Personel Amankan Pesparawi Nasional XIV Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polda Papua Barat mengerahkan 829 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Manokwari. Pengamanan ini untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare mengatakan personel pengamanan mulai digelar sejak 15 Juni 2026 bertepatan dengan kedatangan kontingen dari berbagai provinsi. Pesparawi Nasional XIV sendiri dijadwalkan berlangsung pada 18-28 Juni 2026.

“Pengamanan langsung sudah kami gelar mulai tanggal 15 sampai 28 Juni karena sejak tanggal 15 sudah ada kontingen yang datang ke Manokwari,” kata Alfred di Vitta Hotel Manokwari, Kamis (18/6/2026).

Baca juga:  Polda Papua Barat Musnahkan Ganja Hasil Penangkapan di Sorong  

Sebelum pelaksanaan operasi pengamanan Pesparawi, kepolisian juga menjalankan berbagai kegiatan rutin dan operasi keamanan. Langkah itu untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Alfred mengatakan situasi keamanan di Manokwari dan wilayah Papua Barat hingga kini masih kondusif. Pihaknya juga belum menemukan adanya gangguan yang dapat menghambat persiapan maupun pelaksanaan kegiatan.

Baca juga:  Sekwan Papua Barat Sambut Kontingen Pesparawi NTB, Jadi Ortu Angkat Selama di Manokwari

“Hingga saat ini tidak ada pergerakan-pergerakan atau hambatan-hambatan yang mengganggu persiapan. Semua berjalan dengan baik menjelang pembukaan Pesparawi pada 20 Juni,” ungkapnya.

Selain itu, Alfred menegaskan keamanan dan ketertiban tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dia menyebut keterlibatan masyarakat juga dibutuhkan untuk menyukseskan kegiatan nasional tersebut.

Dia mengajak masyarakat Papua Barat, khususnya pemuda gereja, ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan selama Pesparawi berlangsung. Menurutnya, dukungan masyarakat akan membantu kelancaran seluruh rangkaian acara.

Baca juga:  Jelang Pesparawi Nasional XIV, Gubernur Papua Barat Minta Potensi Konflik Diselesaikan Sejak Dini

“Ini adalah kegiatan nasional yang berkaitan dengan kegiatan gereja. Karena itu kami berharap seluruh masyarakat, terutama pemuda-pemuda gereja, ikut membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Alfred menilai sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan Pesparawi. Kolaborasi tersebut diperlukan agar seluruh agenda dapat terlaksana sesuai rencana.

“Puji syukur sampai dengan hari ini situasi dapat kita jaga dengan baik,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

0
PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan yang berpotensi mengganggu...

More like this

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...