Kontingen 3 Provinsi Kalimantan Usung Target Berbeda di Pesparawi, Puji Sambutan Tuan Rumah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Selatan (Kalsel) datang ke Pesparawi Nasional XIV dengan target yang berbeda-beda. Kontingen mengapresiasi sambutan yang diberikan panitia dan masyarakat Papua Barat sejak tiba di Manokwari.

Kalimantan Utara datang dengan kekuatan 127 peserta yang akan mengikuti 7 kategori lomba. Jumlah peserta yang diberangkatkan lebih rendah dari target awal karena tingginya biaya dan tantangan transportasi menuju Manokwari.

Kategori yang diikuti Kalimantan Utara meliputi paduan suara anak, vokal grup, musik pop gerejawi, serta seluruh kategori solo yang dipertandingkan. Kontingen ini membidik 3 medali emas pada Pesparawi Nasional XIV.

“Kami datang dengan semangat dan kekuatan. Dengan 127 orang ini kami tidak muluk-muluk, target kami tiga medali emas saja,” ujar Sekretaris Umum LPPD Kalimantan Utara Lucas Degi saat ditemui wartawan di Bandara Rendani, Jumat (19/6/2026).

Baca juga:  Dominggus Buka Pameran Harmoni Pesparawi Nasional di Unipa, 66 Peserta UMKM-Komunitas

Meski menurunkan target dibanding Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta, Lucas menegaskan semangat peserta tidak berkurang. Pada ajang sebelumnya, Kalimantan Utara meraih 7 medali emas, 6 medali perak, dan 1 penghargaan silver.

Menurut Lucas, keikutsertaan dalam Pesparawi tidak semata-mata mengejar prestasi. Ajang ini juga menjadi sarana pelayanan dan memuliakan Tuhan melalui puji-pujian.

Sementara itu, Kalimantan Barat datang dengan target yang lebih tinggi dibanding Kalimantan Utara. Mereka mengikuti 10 kategori lomba dan membidik 7 medali emas.

“Kami menjagokan 10 kategori ini sehingga kami berharap mendapatkan emas,” kata Plt Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Kalimantan Barat Joel Sihnurjadi.

Kontingen Kalimantan Barat (Kalbar) di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6/2026). (Foto: Taufik/LinkPapua.id)

Joel menjelaskan sebagian kontingen Kalimantan Barat telah tiba di Manokwari dalam beberapa kloter. Sebanyak 28 peserta datang pada kloter pertama, disusul kloter kedua pada Jumat (19/6/2026) dan kloter ketiga yang dijadwalkan berangkat pada Sabtu (20/6/2026).

Baca juga:  Cerita Kontingen Kalbar Patungan demi Tampil di Pesparawi Nasional XIV

Dia mengatakan seluruh peserta telah menjalani latihan secara maksimal meski menghadapi berbagai keterbatasan. Kalimantan Barat juga membawa misi mempererat persaudaraan antarumat Kristen dari seluruh Indonesia.

“Kalimantan Barat memiliki budaya kekeluargaan yang tinggi. Kami datang ke Manokwari untuk membangun persaudaraan sebagai sesama anak bangsa dan umat. Yang terpenting adalah persaudaraan,” ucapnya.

Sementara itu, Kalimantan Selatan mengirimkan 63 peserta yang terbagi dalam 2 kloter. Sebanyak 31 peserta berangkat pada kloter pertama dan 32 peserta pada kloter kedua.

Mereka akan mengikuti 5 kategori lomba, yakni solo anak usia 11-15 tahun, solo remaja putra, solo remaja putri, vokal grup, dan 1 kategori lainnya yang telah dipersiapkan tim pelatih. Meski jumlah kategori yang diikuti berkurang dibanding Pesparawi Nasional XIII di Yogyakarta yang mencapai 8 kategori, Kalimantan Selatan tetap optimistis meraih medali emas.

Baca juga:  Karhutla di Kampung Sungedes Pegaf, 280 KK Nyaris Kehilangan Tempat Tinggal
Kontingen Kalimantan Selatan (Kalsel) di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6/2026). (Foto: Taufik/LinkPapua.id)

Selain target prestasi, Kalimantan Selatan mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan panitia dan masyarakat Papua Barat. Kesan tersebut dirasakan sejak rombongan tiba di Manokwari.

“Ternyata Indonesia itu tidak sekecil yang kami bayangkan,” tutur Ketua Kontingen Kalimantan Selatan Lucky Toandi.

Lucky mengaku kagum dengan antusiasme penyambutan yang diterima peserta. Menurutnya, suasana kekeluargaan yang ditunjukkan panitia dan masyarakat menjadi pengalaman berbeda dibanding Pesparawi sebelumnya.

“Penyambutannya sangat luar biasa. Pada Pesparawi sebelumnya tidak seperti ini. Puji Tuhan, kami sangat berterima kasih kepada panitia. Ini sangat mengejutkan,” ungkapnya. (LP14/red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...

Waktu Efektif Tinggal 2 Bulan, DPRP Papua Barat Kejar Finalisasi Regulasi dan APBD 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sejumlah agenda legislasi...