MANOKWARI, LinkPapua.id – Pengurus Rumah Besar Flobamora (PRBF) Papua Barat baru akan menyalurkan bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada November 2026. Penyaluran menunggu seluruh bantuan dari berbagai pihak terkumpul dan mekanisme distribusinya diputuskan melalui rapat internal.
“Untuk mekanisme distribusi bantuan ini, kita masih dalam rapat internal karena masih menunggu himpunan dana dari berbagai pihak,” ujar Ketua Umum PRBF/Ikatan Keluarga Flobamora Papua Barat Clinton C Tallo saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (24/8/2026).
Hingga aksi penggalangan dana di Manokwari berakhir pada Sabtu (22/8/2026), bantuan yang terkumpul mencapai sekitar Rp163 juta. Jumlah tersebut belum termasuk bantuan dari Pemprov Papua Barat, kerukunan-kerukunan, dan sejumlah pihak lain yang masih dalam proses penyerahan.
“Dapatnya Rp163 juta sekian. Itu belum termasuk yang dari pemda hari ini dan juga partai politik. Ada beberapa yang belum menyerahkan kepada kami,” kata Clinton.
Bantuan juga masih diharapkan dari sejumlah kabupaten di Papua Barat. Beberapa daerah telah berkoordinasi dengan PRBF untuk menyerahkan hasil donasi yang dihimpun secara mandiri.
Selain uang tunai, PRBF masih membuka posko bantuan untuk menerima pakaian layak pakai dan obat-obatan. Pengumpulan bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tanggap darurat dan kebutuhan masyarakat terdampak gempa di NTT.
Clinton mengatakan penyaluran belum dilakukan karena PRBF masih menunggu seluruh bantuan dari berbagai pihak. Pengurus juga akan menentukan mekanisme distribusi agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Dia menegaskan seluruh proses penghimpunan hingga penggunaan dana akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Pihaknya memastikan laporan keuangan bantuan akan dibuka secara transparan.
“Kami terbuka laporan keuangan itu,” ucapnya.
Gerakan solidaritas tersebut merupakan bagian dari koordinasi Flobamora secara nasional. Pengurus Flobamora di berbagai provinsi turut menggalang bantuan untuk masyarakat NTT yang terdampak bencana.
“Flobamora ini sudah nasional. Kesepakatannya, setiap provinsi akan donasi terus, ketika selesai dikirim ke sana membawa nama pengurus nasional,” ungkapnya.
Clinton mengapresiasi Pemprov Papua Barat dan masyarakat yang telah memberikan bantuan. Dia berharap dukungan tetap berlanjut hingga seluruh bantuan dapat disalurkan kepada warga terdampak gempa di NTT. (LP14/red)

















