Asosiasi Futsal Desak KONI Papua Barat Jelaskan Penggunaan Dana Hibah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua Asosiasi Futsal Papua Barat Aloysius Siep mendesak pengurus KONI memberikan kejelasan terkait penggunaan dana hibah yang cair melalui Bank Papua. Aloysius mencium adanya kejanggalan lantaran anggaran yang semula untuk agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) diduga dialihkan untuk membayar gaji.

“Jika dana yang dicairkan awalnya untuk Musprov, tetapi digunakan untuk membayar gaji, maka harus ada penjelasan yang jelas. Apakah proposalnya berubah atau bagaimana, ini harus terbuka,” ujar Aloysius dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).

Baca juga:  KONI Pusat Harap Musorprov Bawa Papua Barat Berbenah Hadapi PON Aceh

Aloysius mempertanyakan apakah pengurus KONI mengubah proposal awal kegiatan demi mengakomodasi pembayaran utang gaji. Dia juga menyoroti status pelaksanaan Musprov yang tertunda tanpa kejelasan informasi kepada publik.

Menurutnya, inkonsistensi informasi dari pengurus KONI memicu kecurigaan pihak asosiasi futsal. Pengurus KONI sebelumnya mengeklaim belum memiliki dana untuk Musprov, tetapi kini dana tersebut justru cair dan digunakan untuk kebutuhan lain.

Baca juga:  Pertina Papua Barat Maksimalkan Persiapan Menuju Pra Kualifikasi PON di Makassar

“Dulu dikatakan belum ada dana untuk Musprov. Sekarang dana sudah ada, tapi dipakai untuk hal lain. Ini perlu dijelaskan agar tidak menimbulkan kebingungan,” tegas Aloysius.

Lebih lanjut, Aloysius menuntut KONI Papua Barat segera melunasi utang kepada cabang olahraga futsal jika penggunaan dana hibah tersebut tidak memiliki dasar yang kuat. Dia menyebut pengurus organisasi olahraga tersebut bahkan belum membahas soal bonus serta kewajiban lainnya.

Baca juga:  Dinas Pendidikan Keluarkan Edaran Soal Ijazah, Trisep Kambuaya: Tidak Alasan Sekolah Tahan Ijazah

Pihak asosiasi futsal berharap pengurus KONI segera merilis klarifikasi resmi mengenai perubahan prioritas anggaran ini. Menurutnya, langkah transparan tersebut sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dalam pengelolaan organisasi olahraga di Papua Barat. (LP14/red)

Latest articles

Kurasi Sastra Lisan 7 Suku, Wabup Bintuni Minta Segera Dibukukan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta sastra lisan dari tujuh suku asli segera digali, dikurasi, dan dibukukan. Hal...

More like this

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...