MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama menyatakan siap menjadi tuan rumah Sidang Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) XIX di tanah Papua. Agenda gerejawi berskala besar itu dijadwalkan berlangsung pada 2027 di Wasior.
“Kami belajar dari pengalaman perayaan satu abad Nubuatan Kijne tahun lalu sehingga secara inti kami telah siap,” ujar Sekda Teluk Wondama Aser Waroy saat ditemui di Kantor BPK RI Perwakilan Papua Barat, Selasa (2/6/2026).

Aser mengatakan pengalaman pelaksanaan perayaan Satu Abad Nubuatan Kijne pada 2025 menjadi modal penting bagi Pemkab Teluk Wondama. Pengalaman itu disebut memberi kepercayaan diri dalam menyiapkan Sidang Sinode GKI 2027.
Menurut Aser, pemerintah daerah mulai mempersiapkan sejumlah kebutuhan teknis. Persiapan itu mencakup transportasi, penginapan, hingga lokasi pelaksanaan sidang.
Dia memastikan Pemkab Teluk Wondama tidak akan menggunakan kapal sebagai penginapan terapung bagi peserta. Opsi kapal apung sebelumnya sempat digunakan dalam sejumlah agenda besar di Papua.
“Transportasi, penginapan, dan tempat sidang sudah mulai dipersiapkan. Kami tidak menggunakan penginapan kapal apung,” katanya.
Selain itu, sejumlah gedung gereja di Wasior sedang dibangun dan direnovasi. Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang pelaksanaan sidang sinode.
Sidang Sinode GKI di tanah Papua merupakan forum tertinggi gereja. Agenda ini dihadiri utusan klasis, pendeta, peninjau, perwakilan pemerintah, dan tamu undangan lainnya.
Berdasarkan pengalaman Sidang Sinode sebelumnya di Waropen, jumlah peserta dan pengunjung mencapai ribuan orang. Karena itu, kesiapan Wasior sebagai tuan rumah menjadi perhatian.
Kesiapan tersebut mencakup kapasitas infrastruktur dasar, layanan kesehatan, transportasi, ketersediaan air bersih, dan stabilitas pasokan listrik. Pemkab Teluk Wondama menilai kebutuhan itu menjadi bagian penting dalam memastikan Sidang Sinode GKI 2027 berjalan lancar. (LP14/red)








