25.9 C
Manokwari
Jumat, Maret 27, 2026
25.9 C
Manokwari
More

    BI: Larangan Mudik Menggerus Perekonomian Papua Barat

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua Barat Rut W Eka Trisilowati mengatakan, larangan mudik yang diterapkan pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, sebenarnya berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah. Dampak terberat dirasakan di sektor transportasi.

    “Secara general, larangan mudik sudah pasti menggerus perekonomian kita (Papua Barat) dari berbagai lini karena terbatasnya interaksi, seperti halnya sektor transportasi,” kata Trisilowati kepada sejumlah wartawan, Senin sore (10/5/2021) usai kegiatan Bincang Bareng Media yang tergelar di salah satu restoran di Manokwari.

    Baca juga:  Pimpinan DPRK Manokwari ajak Bangun Sinergitas dengan DPR Papua Barat

    Trisilowati melanjutkan, bahwa tak ada yang bisa diharapkan dari keadaan sektor penerbangan saat ini. Sebab, sejumlan Airlines seperti Lion sudah tidak melayani penerbangan sejak tanggal 6 sampai dengan 17 Mei. Sementara, Garuda akan vacum sampai dengan 31 Mei mendatang.

    Namun begitu, keadaan perekonomian provinsi ini diuntungkan dari sisi produksi. Salah satunya ialah produsen Liquefied Natural Gas (LNG) Tangguh di Kabupaten Teluk Bintuni. Selama permintaan dunia bagus, maka pendapatan daerah pun akan ikut bagus.

    Baca juga:  Jelang Pemilu 2024, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan ASN Tetap Netral

    “Angkutan udara nota bene tidak ada pertumbuhan. Namun, Papua Barat diuntungkan dari sisi produksi LNG (ekspor). Komsumsi ada di rumah tangga dan pemerintah,” ujar Trisilowati.

    Kendati demikian, menurutnya, hasil pendapatan pada trimulan II 2021 masih akan lebih baik ketimbang triwulan II tahun 2020. Sebab, pasar domestik dimungkinkan masih dapat melayani konsumen daripada saat trimulan II 2020, dimana kebanyakan pasar tutup total tanpa adanya transaksi (closing).

    Baca juga:  Asisten II Papua Barat Minta Seluruh ASN Ikut Vaksnasi Covid-19

    “Triwulan II 2020 itu sama sekali tidak ada kegiatan. Dan saya kira pemerintah sudah belajar dari pengalaman sebelumnya itu. Untuk itu kenapa saya yakin triwulan II 2021 akan lebih baik,” kata Trisilowati.(LP7/red)

    Latest articles

    Polisi Buru 7 DPO Pembunuh Warga-Nakes di Tambrauw, Ini Identitas Pelakunya

    0
    SORONG, LinkPapua.id - Aparat Polda Papua Barat Daya menetapkan tujuh orang sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pembunuhan di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw....

    More like this

    TNI AL Gelar Penghormatan untuk 2 Marinir Gugur di Maybrat, Pastikan Hak Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi dua prajurit...

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu...

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...