Nakes Diserang di Tambrauw: 12 Saksi Diamankan, Ada 2 Kepala Kampung!

Published on

TAMBRAUW, LinkPapua.id – Polisi mengamankan 12 orang saksi terkait kasus penyerangan empat tenaga kesehatan (nakes) yang menyebabkan dua orang tewas di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Dari belasan orang yang diamankan tim gabungan TNI-Polri tersebut, dua di antaranya diketahui menjabat sebagai kepala kampung.

Penyisiran dilakukan aparat keamanan pada Rabu (18/3) sekitar pukul 03.00 WIT di sejumlah lokasi pasca-insiden berdarah tersebut. Polisi menyebut para saksi yang diamankan memiliki inisial TY, LY, SY, AY, MY, BY, AY, TY, WY, PY, hingga YJ.

Baca juga:  Update Kasus Nakes Tambrauw: 4 Anggota KKB Kini Meringkuk di Sel, 6 Masih DPO

“Telah diamankan beberapa orang saksi atas dugaan keterlibatan kasus pengadangan, pengeroyokan, atau pembunuhan,” ujar Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, saat konferensi pers, Kamis (19/3/2026).

Dua sosok kepala kampung yang ikut dibawa aparat yakni AY selaku Kepala Kampung Banfoot dan MY yang menjabat Kepala Kampung Bamusbama. Selain mengamankan para saksi, petugas juga menyita berbagai jenis senjata tajam hingga barang-barang pribadi di lokasi penyisiran.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Kunjungan ke Ponpes Hidayatullah, Motivasi Anak Didik-Serahkan Tali Asih

Polisi menyita barang bukti berupa 7 pucuk senapan angin, 7 bilah parang, 11 anak panah, hingga 3 buah tombak. Petugas juga menemukan sejumlah benda unik seperti dua buah benda yang diduga jimat serta satu ruas bambu.

“Motif dan peran masih dalam pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut pihak kepolisian,” kata Jenny.

Diberitakan sebelumnya, empat nakes diserang orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Dua orang dilaporkan tewas, sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri ke pos TNI.

Baca juga:  Nakes di Tambrauw Diserang OTK, 2 Orang Tewas-2 Selamat di Pos TNI

Peristiwa penyerangan itu terjadi di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Tambrauw, Senin (15/3/2026). Saat kejadian, keempat korban sedang mengendarai sepeda motor.

“Keempatnya diserang OTK sekitar pukul 11.37 WIT,” ujar Kasi Humas Polres Tambrauw Ipda La Ode kepada wartawan, Senin (16/3).

Mereka tiba-tiba diserang oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. Dua korban kemudian berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. (*/red)

Latest articles

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat resmi dilantik pada Sabtu (7/11/2026). Menariknya, kepengurusan organisasi olahraga masyarakat ini...

More like this

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai Memberatkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik...

Baru 7 dari 203 Usulan Penuhi Syarat, Bupati Pegaf Minta Kekhususan Pemekaran 93 Kampung

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, meminta pemerintah pusat memberikan kebijakan...

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10 Distrik Harus Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi...