BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja Sama Edukasi

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui manajemen PT PELNI (Persero) untuk membahas rencana kerja sama edukasi transportasi laut. Pertemuan juga membahas koordinasi perjalanan kegiatan BKMT di sejumlah wilayah Papua Barat.

“Kami dari BKMT Papua Barat berharap perjalanan dakwah dan kegiatan organisasi kami di masing-masing kabupaten di Papua Barat dapat dikoordinasikan. Kami memohon agar dapat menyurati Dirjen Perhubungan Laut untuk memberikan surat tugas terkait jadwal kapal yang akan kami gunakan jika ada kegiatan di daerah,” ujar Ketua Umum BKMT Papua Barat Novia Utami Manaray saat audiensi dengan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Baca juga:  Novia Utami Kompak Bareng Srikandi Papua Barat di Muktamar X BKMT Jakarta

Menurutnya, kegiatan BKMT di sejumlah wilayah Papua Barat membutuhkan akses transportasi laut karena kondisi geografis daerah yang merupakan wilayah kepulauan. Daerah yang menjadi tujuan pembinaan umat antara lain Teluk Wondama, Raja Ampat, Teluk Bintuni, dan Kaimana.

Novia juga menawarkan program edukasi bagi masyarakat melalui jaringan majelis taklim. Edukasi tersebut mencakup informasi jadwal kapal, pembelian tiket, hingga etika selama berada di kapal.

“Kami juga dari BKMT akan memberikan edukasi lewat ibu-ibu BKMT mengenai ilmu tentang jadwal kapal, cara pembelian tiket yang benar, dan etika selama di dalam kapal. Ibu-ibu majelis taklim adalah corong informasi paling efektif di masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:  Dominggus Tepis Isu Permintaan Dana Pelantikan Gubernur, Minta OPD Dirugikan Lapor Polisi

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy Widiastuti. Jaringan ibu-ibu BKMT hingga tingkat distrik dan kampung dinilai dapat membantu sosialisasi layanan serta keselamatan pelayaran.

“Respons Ibu Direktur sangat positif. Artinya, ke depan akan dibuat kerja sama atau program edukasi tentang ilmu-ilmu perkapalan PELNI melalui ibu-ibu BKMT,” jelas Novia.

Rencana kerja sama itu akan diarahkan hingga pembentukan nota kesepahaman atau MoU resmi. PELNI nantinya dapat memberikan edukasi mengenai cara membaca jadwal kapal, pemesanan tiket online, tata cara naik-turun kapal, serta etika dan tata tertib selama berlayar.

Baca juga:  Pertamina Patra Niaga Lakukan Sidak di Manokwari, Pastikan Penyaluran BBM Subsidi

Selain edukasi transportasi, kerja sama tersebut diharapkan membantu masyarakat memahami prosedur perjalanan laut dengan lebih baik. BKMT Papua Barat juga dapat menjadi penghubung informasi layanan PELNI kepada masyarakat melalui jaringan majelis taklim.

Pertemuan ditutup dengan foto bersama dan komitmen untuk menindaklanjuti rencana kerja sama. Pembahasan lanjutan akan dilakukan setelah rombongan BKMT Papua Barat menyelesaikan agenda Muktamar X di Jakarta. (*/red)

Latest articles

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia Utami Manaray menemui Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam agenda...

More like this

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal Sekretariat

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia...

Papua Mulai Berperan dalam Kepemimpinan Politik Nasional

FAKFAK, linkpapua.id- Papua mulai menunjukkan peran dalam kepemimpinan politik nasional melalui munculnya sejumlah figur yang...

Novia Utami Kompak Bareng Srikandi Papua Barat di Muktamar X BKMT Jakarta

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taksim (BKMT) Papua Barat Novia Utami...