Dominggus Tepis Isu Permintaan Dana Pelantikan Gubernur, Minta OPD Dirugikan Lapor Polisi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta atau menyuruh siapa pun untuk menggalang dana dari organisasi perangkat daerah (OPD) guna menghadiri pelantikan gubernur di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia meminta OPD yang merasa dirugikan untuk segera melapor ke kepolisian.

“Saya dengar-dengar di provinsi sini ada yang mengatasnamakan saya untuk meminta uang untuk mengikuti pelantikan gubernur di Jakarta kemarin. Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah menyuruh orang atau pribadi meminta dukungan dana kepada OPD terkait dalam dalam bentuk apapun,” ujarnya di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (24/3/2025).

Baca juga:  Inflasi Dunia dan Lockdown Tiongkok Peluang Bagi Petani Indonesia, Mendag Lutfi di WEF 2022: Jangan Dirusak Standar Ganda

Dominggus mengungkapkan oknum tersebut diduga meminta dukungan dana dengan mengaitkan kampanye pasangan DoaMu (Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani). Dia menegaskan, jika ada OPD yang merasa dirugikan, sebaiknya segera melapor ke pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti secara hukum.

Dia juga menekankan bahwa selama kampanye maupun saat pelantikan di Jakarta, baik tim relawan maupun koalisi partai politik yang mendukungnya tidak pernah ia perintahkan untuk meminta dana dalam bentuk apa pun.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Terbitkan Edaran, Harga PCR Rp300 Ribu

“Jika ditemui, langsung saja melapor kepada polisi. Nanti polisi minta kita datang ke sana dan memberikan keterangan, itu atas perintah saya atau mereka yang buat sendiri. Kemudian uang itu dikasih kepada siapa. Saya tidak pernah terima uang seperti begitu,” katanya.

Dominggus juga membantah isu lain terkait dirinya yang disebut meminta dana untuk kepentingan mutasi jabatan. Dia memastikan bahwa selama menjabat, dirinya tidak pernah meminta uang untuk mendapatkan atau mempertahankan jabatan tertentu.

Baca juga:  Gubernur Dominggus Resmikan Penjualan Perdana Gas Papua Barat 20 MMSCFD

“Saya sudah jadi pj bupati 2 periode, 2 tahun di Pegaf (Pegunungan Arfak) dan 1 periode di provinsi. Berkaitan dengan jabatan, saya tidak pernah minta kumpul-kumpul. Ada yang mau bagi-bagi bantuan sosial juga kumpul-kumpul, saya tegaskan bahwa saya tidak pernah perintahkan yang seperti itu,” terangnya. (LP14/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres jajaran menangani sebanyak 41 kasus kejahatan jalanan yang...

More like this

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam Enam Bulan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal...

Bawa Foto Pelatih yang Wafat, Kontingen MGN Papua Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Papua tampil memukau pada kategori musik gereja nusantara (MGN)...

Didampingi Gubernur, Kontingen Sulut Bersyukur Bisa Tampil di Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kontingen Sulawesi Utara (Sulut) bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian Pesparawi Nasional...