BMP2I Apresiasi Rakerda Kejati Papua Barat Bahas Korupsi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Barisan Masyarakat Pengembangan Peningkatan Pembangunan Indonesia (BMP2I) Papua Barat mengapresiasi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat yang membahas pemberantasan korupsi. Dukungan itu disampaikan BMP2I usai Kejati Papua Barat mengumpulkan seluruh kepala kejaksaan negeri (kejari) se-Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“DPP BMP2I Papua Barat sangat mendukung dan memberi apresiasi setinggi-tingginya dalam kegiatan rakerda guna membahas pemberantasan korupsi di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kami sangat apresiasi sekali kegiatan tersebut,” kata Sekretaris Umum DPP BMP2I Papua Barat, Markus Fatem, dalam keterangannya, Jumat (19/12/2025).

Baca juga:  BMP2I Harap Kapolda PB Johnny Edizon Atensi Pemberantasan Miras dan Prostitusi Online

Rakerda Kejati Papua Barat tersebut dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejati Papua Barat. Kegiatan digelar di Manokwari, Kamis (18/12/2025).

Markus menyebut pemberantasan korupsi di tanah Papua menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, peran bon-governmental organization (NGO) dan masyarakat adat dinilai penting sebagai mitra kerja sekaligus fungsi kontrol.

Baca juga:  Kejati Papua Barat Anjangsana Peringati Hari Bhakti Adhyaksa

“Sebagai mitra kerja dan fungsi kontrol, NGO dan masyarakat adat memiliki tanggung jawab bersama-sama ikut dalam pemberantasan korupsi dengan mendukung kinerja aparat penegak hukum, baik polisi, jaksa, hakim, dan pengadilan,” katanya.

Selain memberikan dukungan, BMP2I turut menyoroti dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat. Dugaan kasus tersebut disebut melibatkan dana hingga Rp200 miliar sepanjang 2024-2025.

“Intinya kami mendukung aparat penegak hukum dalam pemberantasan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah KPU Papua Barat. Babat kasih rata semua unek-uneknya kasus korupsi,” tuturnya.

Baca juga:  Kajati Papua Barat Paparkan Sejumlah Capaian pada Momentum HBA ke- 64

Markus menilai masih banyak pekerjaan rumah terkait pemberantasan korupsi yang harus diselesaikan. Dia berharap aparat mampu mendorong terwujudnya sistem pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Sebagai NGO kami sangat mendukung sekali kerja para aparat penegak hukum kita di negeri ini. Maka kami berharap ada dukungan dari semua pihak,” ucapnya. (*/red)

Latest articles

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manokwari Gelar Bimtek Tata Cara Pemusnahan Arsip

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Manokwari menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pemusnahan Arsip guna meningkatkan pemahaman aparatur terkait pengelolaan dan pemusnahan arsip sesuai...

More like this

Gubernur Papua Barat Ajak Tokoh Agama-Adat Dukung Gerakan Ayo ke Posyandu

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak tokoh agama, tokoh adat, organisasi...

TP Posyandu Papua Barat Canangkan Gerakan ‘Ayo ke Posyandu’, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim Pembina (TP) Posyandu Papua Barat mencanangkan gerakan 'Ayo ke Posyandu'....

Gubernur Dominggus Ajak ASN Belanja di Pameran UMKM Pesparawi, Dorong Perputaran Ekonomi Lokal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN)...