Bupati Fakfak Anggap Kritik Pers Adalah Input Bagi Pembangunan

Published on

FAKFAK, linkpapua.com– Bupati Fakfak Untung Tamsil membuka konferensi IV Persatuan Wartawan Indonesia Fakfak, Selasa (14/3/2023) di Grand Papua Hotel. Dalam kesempatan itu, ia menitip sejumlah pesan kepada insan pers.

“Sesuai tema soliditas menjaga kemerdekaan pers, sangat bermakna dengan tantangan yang besar ke depan. Kolaborasi pers dengan pemerintah dan pihak lain untuk mendukung pembangunan,” sebutnya.

Bupati juga menyebut konferensi sebagai bagian dari momentum dan sejarah perjalanan pers di Fakfak, dengan proses pembangunan yang sedang berjalan.

Baca juga:  Tingkatkan Kompetensi, PWI Papua Barat Gelar Pelatihan AI untuk Jurnalis

Ia membenarkan progres pembangunan berkelanjutan di daerah ini membutuhkan peran pers dalam hal pemberitaan. Begitu juga kritikan yang dinilai sebagai input kepada pemerintah.

“Sekarang jaman digitalisasi, masyarakat di kampung pun mengikuti perkembangan informasi melalui internet. Semua serba internet, pendidikan juga. Saya harap peran teman-teman jurnalis membantu pemerintah daerah,” harapnya.

Wartawan Fakfak diingatkan mengedepankan etika jurnalis sesuai UU Pers nomor 40 tahun 1999. Apalagi saat ini dinamika perkembangan arus informasi cukup pesat.

“Masyarakat saat ini paham akan hal itu. Peran pers sebagai filter informasi sangat diharapkan, membantu menciptakan kondisi daerah sekaligus mendukung kelancaran pembangunan,” paparnya.

Baca juga:  Kodam Kasuari Gandeng Pers-Tokoh Pemuda Deklarasi Pemilu Damai

Bupati tak lupa mengingatkan dinamika yang terus meningkat jelang pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024. Dalam hal ini, peran pers kembali dituntut ikut menciptakan kesejukan arus informasi.

“Kehadiran PWI hendaknya mengedukasi dalam hal pembinaan organisasi wartawan. Hasil karya teman-teman di lapangan itu yang nanti menjadi informasi publik,” bebernya.

Ketua PWI Papua Barat Bustam membeberkan pengurus PWI sudah terbentuk di Bintuni, Manokwari Selatan, Kaimana, Sorong Raya dan juga Fakfak.

Baca juga:  Bikin Bangga! 19 Alumni P2TIM Bintuni Tembus Industri Migas Brunei

“Dalam perjalanannya tentu ada edukasi publik juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder terkait,” ucapnya.

PWI Fakfak diharapkan solid dan menjaga nama baik pers serta menjalin kerjasama dan tentu menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua PWI Fakfak Rico Letsoin mengaku konferensi menjadi momentum untuk membahas berbagai kepentingan kerja wartawan. Konferensi juga sekaligus untuk memilih kepengurusan baru PWI Fakfak periode 2023-2026. (*)

Latest articles

Dana Desa Tahap II Mengalir ke 107 Kampung, 56 Kampung Masih...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebanyak 107 kampung di Kabupaten Manokwari telah menerima penyaluran Dana Desa (DDS) tahap II Tahun Anggaran 2026 senilai Rp23.382.937.000. Pemerintah Kabupaten Manokwari...

More like this

Dana Desa Tahap II Mengalir ke 107 Kampung, 56 Kampung Masih Tunggu Laporan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebanyak 107 kampung di Kabupaten Manokwari telah menerima penyaluran Dana Desa (DDS)...

92 Kampung di Manokwari Jadi Sasaran Program Koperasi Desa Merah Putih

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp50.800.113.000 dari total Dana Desa Kabupaten Manokwari...

Kesbangpol Papua Barat Pertanyakan Mekanisme Penyaluran Dana Hibah Didominasi Pokir DPRP

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat mempertanyakan mekanisme penyaluran...