Bupati Kasihiw Ingatkan tak Ada Libur Natal, ASN tak Boleh Cuti

Published on

BINTUNI, linkpapua.com – Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengatakan, mendekati liburan Natal dan Tahun Baru ada ancaman naiknya kurva kasus Corona. Seiring dengan itu potensi munculnya varian baru juga semakin resisten.

“Kondisi ini berisiko memicu serangan gelombang ketiga pandemi. Oleh karena itu sudah ada imbauan secara tertulis tidak ada liburan Natal seperti biasanya,” terang Bupati Kasihiw dalam apel gabungan di lapangan kantor bupati Sp3, Distrik Menimeri, Senin (22/11/2021).

Kasihiw menjelaskan, seluruh masyarakat dan ASN telah diingatkan agar menekan mobilitas. Aturan perjalanan akan diperketat di akhir tahun.

Baca juga:  Yo Join Targetkan Menang 61% di Bintuni 3 dan Meyado 63% 

“Karena itu libur hanya pada saat hari raya saja. Setelah itu masuk kembali. Dan tidak ada perjalanan mudik atau perjalanan izin keluar daerah dalam bentuk apapun. Kita antisipasi adanya serangan gelombang ketiga itu,” katanya.

Menurut Kasihiw, vaksinasi yang masih di bawah cakupan standar membuat Bintuni berstatus PPKM level 3. Karenanya vaksinasi akan digenjot agar bisa mencapai 70% Desember nanti.

ita bersyukur Kabupaten Bintuni sudah menuju zona kuning. Artinya tidak ada lagi yang dirawat atau diisolasi. Sayangnya kita masih di level 3. Karena apa? Karena capaian vaksin masih di bawah 50%,” terang dia.

Baca juga:  Yonif RK 136 Meyerga Rayakan Jumat Agung Bersama Masyarakat Bintuni

Kasihiw mengatakan, hingga akhir November ini vaksinasi sudah harus menyentuh 50%. Dengan begitu target cakupan 70% bisa dicapai hingga akhir Desember.

Salah satu sasaran prioritas dalam program ini adalah ASN. ASN diharapkan bisa disentuh lebih cepat.

“Pimpinan OPD saya minta mari Anda organisir staf Anda untuk divaksin. Yang sehat harus vaksin. Yang merasa diri tidak ada penyakit akut atau kronissebisa mungkin divaksin,” jelas Kasihiw.

Ia menyebutkan jumlah ASN mencapai 3.000 orang. Jika dikalkulasi dengan rasio cakupan 200 atau 300 orang per hari maka dalam waktu 10 hari sasaran vaksinasi ASN akan mendekati 100%.

Baca juga:  Telan Rp8 M, Masjid Akbar Al Muttaqin Bintuni Diresmikan Hari ini

Hanya saja, Kasihiw mengingatkan bahwa vaksinasi ini tanpa paksaan. Tujuannya semata-mata untuk menciptakan kekebalan komunal di masyarakat agar bisa menghambat laju infeksi Corona.

“Karena itu saya minta kesadaran masing-masing kita untuk menjaga dirinya. Untuk pelayanan vaksinasi ASN di kantor bupati akan disediakan tempat khusus untuk bapak dan ibu yang mau divaksin,” katanya. (LP5/red)

Latest articles

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026 serta antisipasi potensi...

More like this

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...