26.9 C
Manokwari
Senin, Maret 2, 2026
26.9 C
Manokwari
More

    Catat! Pemkab Mansel akan Perketat Rekrutmen CPNS 2021

    Published on

    MANSEL, Linkpapua.com- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Manokwari Selatan Adolof Kawey mengakui, proses penyusunan dan pengusulan formasi CPNS 2019 dan 2021 sedang dalam tahapan. Pihaknya juga tengah menyusun pengusulan formasi PPPK dan K2.

    “Ini merupakan agenda penting BKPSDM di tahun 2021 ini. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar dan dapat diterima dengan baik oleh pemerintah pusat,” katanya Adolof kepada wartawan beberapa waktu lalu.

    Adolof menegaskan bahwa pihak BKPSDM akan lebih selektif lagi dalam melakukan perekrutan CPNS. Salah satu hal yang akan dilakukan adalah menyiapkan alat scanner Ijazah.

    Baca juga:  Pengelola Tambang Gajian C Diminta Terlibat dalam Normalisasi Kali Mati

    “Kami juga akan mengundang tim khusus untuk memeriksa kelengkapan dan keabsahan surat tanda registrasi (STR) petugas kesehatan yang ingin mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil,” katanya.

    Lebih lanjut Adolof menegaskan bahwa seleksi administrasi untuk masa mendatang akan dilakukan lebih selektif lagi. Agar proses selanjutnya berjalan dengan lancar sesuai dengan tahapan.

    “Mengenai titik-titik mana yang perlu kita ketatkan untuk menghindari hal-hal yang dinilai bisa menghambat di kemudian hari sudah kita data melalui pengalaman kemarin,” jelasnya.

    Salah satu yang terlewatkan kemarin adalah kebijakan mengenai pemeriksaan administrasi pada tahap pendaftaran. Pada formasi CPNS 2018 lalu pihak BKPSDM mengambil kebijakan untuk meluluskan semua berkas pencaker asli Manokwari Selatan pada tahap pendaftaran.

    Baca juga:  Gunakan Gaya Lokal, Kantor Bupati Mansel Bakal Punya Kaki dan Tiang Seribu

    “Ternyata di antara mereka ada memiliki data yang tidak sinkron. Ada dokumen yang satu dengan dokumen yang lainnya. Ada yang melamar menggunakan Ijazah yang tidak sesuai dengan kebutuhan formasi,” papar Adolof.

    Karena kesalahan administrasi ini, semua peserta yang dinyatakan lulus pada formasi 2018 lalu belum semuanya menerima SK.

    ”Kita tidak mau lagi mengulang kesalahan yang sama,” ketusnya.

    Baca juga:  Sawah Kesulitan Air, Kepala Distrik Dataran Isim Usul Pengembangan Kakao

    Oleh sebab itu, kepada para pencaker Manokwari Selatan yang ingin mengikuti seleksi penerimaan CPNS dimasa mendatang untuk memerhatikan kelengkapan dokumen yang dimiliki. Paling tidak untuk tahap awal harus memastikan semua identitas di dokumen yang satu dengan dokumen yang lainnya semua sama.

    “Jangan sampai di KTP lain, di Ijazah lain, jadi mulai sekarang kalau ada yang ternyata tidak sama agar diurus secepatnya. Jangan sampai sudah dekat pendaftaran baru mau bergerak, bagus kalau masih sempat selesai sebelum pendaftaran ditutup,” imbuh Adolof. (LP6/red)

    Latest articles

    Imbas Serangan Iran, Kemenhaj Keluarkan Imbauan bagi Jemaah Umrah

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengeluarkan imbauan khusus bagi jemaah umrah Indonesia menyusul memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah akibat...

    More like this

    Turun ke Jalan, Kapolres Mansel dan Ketua Bhayangkari Sapa Warga Sambil Bagi Takjil

    MANSEL, LinkPapua.id - Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) AKBP Marzel Doni turun langsung ke jalan...

    Isra Mi’raj di Polres Mansel, Kapolres Tekankan Polisi Harus Humanis

    MANSEL, LinkPapua.id - Kapolres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, AKBP Marzel Doni mewanti-wanti personelnya...

    16 Personel Polres Mansel Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme-Layanan Humanis

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sebanyak 16 personel Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menyandang pangkat...