Catat! Pemkab Mansel akan Perketat Rekrutmen CPNS 2021

Published on

MANSEL, Linkpapua.com- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Manokwari Selatan Adolof Kawey mengakui, proses penyusunan dan pengusulan formasi CPNS 2019 dan 2021 sedang dalam tahapan. Pihaknya juga tengah menyusun pengusulan formasi PPPK dan K2.

“Ini merupakan agenda penting BKPSDM di tahun 2021 ini. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar dan dapat diterima dengan baik oleh pemerintah pusat,” katanya Adolof kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Adolof menegaskan bahwa pihak BKPSDM akan lebih selektif lagi dalam melakukan perekrutan CPNS. Salah satu hal yang akan dilakukan adalah menyiapkan alat scanner Ijazah.

Baca juga:  Wujudkan visi misi, Waran isi kekosongan jabatan d Mansel

“Kami juga akan mengundang tim khusus untuk memeriksa kelengkapan dan keabsahan surat tanda registrasi (STR) petugas kesehatan yang ingin mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil,” katanya.

Lebih lanjut Adolof menegaskan bahwa seleksi administrasi untuk masa mendatang akan dilakukan lebih selektif lagi. Agar proses selanjutnya berjalan dengan lancar sesuai dengan tahapan.

“Mengenai titik-titik mana yang perlu kita ketatkan untuk menghindari hal-hal yang dinilai bisa menghambat di kemudian hari sudah kita data melalui pengalaman kemarin,” jelasnya.

Salah satu yang terlewatkan kemarin adalah kebijakan mengenai pemeriksaan administrasi pada tahap pendaftaran. Pada formasi CPNS 2018 lalu pihak BKPSDM mengambil kebijakan untuk meluluskan semua berkas pencaker asli Manokwari Selatan pada tahap pendaftaran.

Baca juga:  APBD Perubahan 2026 Mansel, Bupati Larang OPD Ajukan Anggaran Gelondongan

“Ternyata di antara mereka ada memiliki data yang tidak sinkron. Ada dokumen yang satu dengan dokumen yang lainnya. Ada yang melamar menggunakan Ijazah yang tidak sesuai dengan kebutuhan formasi,” papar Adolof.

Karena kesalahan administrasi ini, semua peserta yang dinyatakan lulus pada formasi 2018 lalu belum semuanya menerima SK.

”Kita tidak mau lagi mengulang kesalahan yang sama,” ketusnya.

Baca juga:  Januari Sampai Awal Februari, Polres Mansel Catat 15 Kasus Lakalantas

Oleh sebab itu, kepada para pencaker Manokwari Selatan yang ingin mengikuti seleksi penerimaan CPNS dimasa mendatang untuk memerhatikan kelengkapan dokumen yang dimiliki. Paling tidak untuk tahap awal harus memastikan semua identitas di dokumen yang satu dengan dokumen yang lainnya semua sama.

“Jangan sampai di KTP lain, di Ijazah lain, jadi mulai sekarang kalau ada yang ternyata tidak sama agar diurus secepatnya. Jangan sampai sudah dekat pendaftaran baru mau bergerak, bagus kalau masih sempat selesai sebelum pendaftaran ditutup,” imbuh Adolof. (LP6/red)

Latest articles

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Bupati...

More like this

Kapolda Papua Barat Tinjau Karhutla Gunung Botak Mansel, 40 Persen Areal Terbakar

MANSEL, LinkPapua.id – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare meninjau lokasi kebakaran hutan...

‎Karhutla di Gunung Botak Mansel Berangsur Reda, Polisi Temukan Tiga Titik Api

MANSEL, LinkPapua.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Manokwari...

Polres Mansel Himpun Dana Bantu Korban Gempa NTT, Siap Disalurkan

MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menggalang dana sukarela untuk membantu...