DPR Papua Barat Beberkan 21 Rekomendasi LKPJ 2024, Soroti Aset hingga Hibah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPR Papua Barat mengeluarkan 21 rekomendasi strategis terkait LKPJ 2024 ke Pemprov Papua Barat. Rekomendasi itu menyoroti masalah aset, hibah, hingga 28 proyek belanja modal yang bermasalah.

Penyerahan rekomendasi dilakukan dalam rapat paripurna DPR Papua Barat di Hotel Aston Niu, Manokwari, Kamis (4/9/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPR Papua Barat Syamsuddin Seknun dan dihadiri Wakil Gubernur Mohamad Lakotani, Sekda Ali Baham Temongmere, Ketua DPR Orgenes Wonggor, jajaran forkopimda, hingga pimpinan OPD.

Baca juga:  Tiba di Manokwari, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Langsung Gelar Ibadah Syukur

Syamsuddin mengatakan sejumlah temuan mencuat dalam LKPJ 2024. Antara lain, kekurangan volume pada 28 paket pekerjaan belanja modal, pendapatan daerah lain yang belum ditransfer, hingga penatausahaan aset tetap yang belum memadai termasuk dokumen tanah dan bangunan.

Dia juga menyoroti penyaluran hibah dan bantuan sosial yang tidak sesuai ketentuan serta belum berbasis verifikasi lapangan. Selain itu, penatausahaan kas bendahara pengeluaran dinilai belum tertib karena masih ada SPJ tidak valid.

Baca juga:  BPK Ungkap Temuan Rp33,6 M, Pemprov Papua Barat Baru Kembalikan Rp13,3 M ke Kas Daerah

“Sebagai respons DPR memberikan 21 rekomendasi yang bersifat mendesak dan wajib ditindaklanjuti. Rekomendasi tidak hanya untuk pemerintah daerah namun bagi internal DPR sendiri sebagai bentuk kritik kelembagaan,” ujarnya.

Syamsuddin berharap rekomendasi tersebut menjadi acuan Pemprov Papua Barat dalam menindaklanjuti temuan BPK. Dia menegaskan perlunya sinergi legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca juga:  Komisi III Beberkan Dampak Terbentuknya Provinsi PBD: APBD Papua Barat akan Turun

Rekomendasi DPR diterima langsung Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani. Dia berjanji akan menindaklanjuti dokumen tersebut sesuai aturan dan menjadikannya dasar dalam mengambil kebijakan.

“Kami terima rekomendasi strategis dari DPR Papua Barat untuk kami pemerintah daerah. Dokumen ini akan kami gunakan sebagaimana mestinya dan menjadi acuan dalam mengambil kebijakan,” kata Lakotani. (LP14/red)

Latest articles

BPK Temukan 24 Permasalahan di 24 OPD Papua Barat, Gubernur Minta...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 24 permasalahan pada 24 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Gubernur...

More like this

BPK Temukan 24 Permasalahan di 24 OPD Papua Barat, Gubernur Minta Segera Ditindaklanjuti

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan 24 permasalahan pada 24 organisasi perangkat...

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni,...

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...