Dukung Pemerintah Tekan Penyebaran Covid-19, Ini Yang Akan Dilakukan KM Margareth

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Kapal penumpang swasta di Manokwari mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan KM Margareth.

Kapal dengan tujuan Manokwari-Teluk Wondama ini mengapresiasi langkah pemerintah melakukan pengetatan dokumen perjalanan pelayaran selain tiket, untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang kini tengah molanjak drastis.

“Kami apresiasi ketegasan pemerintah, ketika tanpa dokumen lengkap, calon penumpang tidak bisa berangkat. Meski kadang tindakan baik pemerintah itu justru dilampiaskan calon penumpang dengan menyalahkan pihak kapal,” ujar Kapten KM Margareth, Petrus Kaloke, belum lama ini.

Baca juga:  Pemain Perseman Wajib Vaksin Jelang Kick-off Liga 3 di Kaimana

Dalam pelayaran di tengah kondisi pandemi Covid-19, kata dia, manajemen kapal memberlakukan wajib masker dan juga tempat tidur berjarak bagi penumpang.

Itu sebabnya, sekali berangkat, kapal tidak dalam kapasitas penuh, melainkan setengah dari jumlah normal penumpang (1/2 dari 314 penumpang).

“Awalnya kita berlakukan jarak aman tempat tidur. Seperti nomor 1 terisi, 2 kosong, 3 terisi, 4 kosong, dan seterusnya. Namun, saat ini kembali normal karena jumlah penumpang dalam pelayaran rata rata 80-100 orang atau dibawah 1/2 dari kapasitas normal,” ungkapnya.

Baca juga:  Vaksinasi Covid-19 Polres Manokwari Sasar Pesantren dan Rumah Ibadah

Selain itu, status anak buah kapal (ABK) yang ikut dalam pelayaran pun dijamin aman dari indikasi Covid-19. Sebab, selain hasil rapid antigen yang wajib dimiliki calon penumpang, 15 ABK KM Margareth juga wajib antigen dalam pelayaran.

“Untuk ABK, kita dapat dispensasi 1 minggu sekali rapid antigen. Jika pemerintah berlakukan 2 x 24 jam kepada ABK, maka kami akan laksanakan itu. Kami ingin semua sama-sama sehat,” ujarnya.

Selain rapid, seluruh ABK juga dalam status sudah divaksin. Kata dia, beberapa di antaranya sudah menjalani vaksin dosis kedua dan beberapa orang lainnya baru menjalani vaksinasi dosis pertama.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Bentangkan Merah Putih 13.270 Meter di Manokwari, Siap Pecahkan Rekor MuRI

Dia berharap, penumpang kapal dapat mengerti dan memahami langkah langkah baik yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19, seperti dokumen perjalanan dan wajib mengenakan masker selama pelayaran dengan menjaga jarak aman satu dengan lainnya.

“Jangan merasa sesak napas karena pakai masker, tapi kemudian menyesal karena sesak nafas dan terpaksa pakai oksigen,” pesannya. (LP2/red)

Latest articles

Kapolda Papua Barat Tinjau Karhutla Gunung Botak Mansel, 40 Persen Areal...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Botak, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel),...

More like this

Jembatan Garuda Ingramui Rampung, Kodam XVIII/Kasuari Buka Akses Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id — Kodam XVIII/Kasuari terus memperkuat akses transportasi masyarakat melalui program pembangunan jembatan...

Musim Panas hingga Oktober, Wabup Manokwari Ingatkan Warga Waspada Karhutla

MANOKWARI, Linkpapua.id- Wakil Bupati Manokwari Mugiyono mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan...

Kepedulian untuk Korban Gempa NTT, Pemkab Manokwari Gelar Penggalangan Donasi

MANOKWARI, Linkpapua.id- Sebagai bentuk Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)...