27.3 C
Manokwari
Minggu, Maret 1, 2026
27.3 C
Manokwari
More

    Genjot Pariwisata, Pemkab Mansel Sediakan Gazebo Bagi Pengunjung Gunung Botak

    Published on

    MANSEL,Linkpapua.com- Objek wisata Gunung Botak, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat kembali dapat polesan. Pemda Manokwari melalui Dinas Pariwisata, membangun Gazebo sebagai tempat untuk bersantai sembari pengunjung beristirahat menikmati pemandangan.

    Gunung Botak adalah ikon wisata Mansel, olehnya Pemkab terus berinovasi untuk menyiapkan spot-spot indah bagi pengunjung. Plt. kepala Dinas Pariwisata mansel, Hendrik Mokiri mengatakan, penempatan Gazebo berada di akhir tangga seribu, dimana saat ini baru ada spot “selfie Love”.

    Baca juga:  RS Elia Waran Resmi Difungsikan, Mansel Kini Punya Rumah Sakit Rujukan

    “Tapi nanti tempat selfie akan kami lepas dan rencana membangun Gasebo di situ satu unit sebagai tempat bersantai di atas, dan rencananya tahun depan akan kami bangun untuk ukurannya agak besar dan disitu rencana dilengkapi dengan teropong pemantauan untuk memantau keindahan disekitar,” ungkapnya, Ujarnya, Kamis (20/5/2021).

    Dengan kondisi covid-19 Tahun ini Kata Hendrik, pembangunan dilakukan secara bertahap, itu karena anggaran sebahagian dialihkan untuk penanganan Pandemi Covid-19.

    Baca juga:  Bupati Mansel Harap Musrenbang 2025 - 2045 Serap Seluruh Aspirasi Rakyat

    Mengenai promosi wisata, ia membeberkan, telah bekerjasama dengan rekanan di luar daerah, seperti Bali dan Jakarta. Sebaran promisi juga dilakukan melalui sosial media.

    Saat ini, penarikan retribusi masuk dalam rangka mendongkrak pendapatan daerah, Pemda belum akan melakukan penarikan retribusi, karena masih menunggu regulasi Perda atau Perbup. Nantinya, akan dilaksanakan sosialisasi peraturan kepada masyarakat agar mereka faham dengan retribusi itu.

    Saat ini, pemerintah memberi kepercayaan kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas wisata. Termasuk di tangga seribu yang dijaga oleh masyarakat kampung Yekwandi, sementara di Gunung Pramuka akan dipercayakan kepada masyarakat di Kampung Siep.

    Baca juga:  Konsultasi Publik RPHJP, Bupati Mansel: Harus Berpihak pada Ekologi dan Sosial

    “Untuk menjaga, karcis masuk yang saat ini mereka minta sebesar Rp 10.000, itu untuk operasional mereka seperti pembeli air minum dan rokok dalam melakukan pembersihan sampah di sekitar dan itu sudah dibicarakan dengan Dinas Pariwisata, sehingga itu bukan sebagai retribusi masuk tetapi untuk pembersihan dan operasional,” Jelasnya. (LP6/red)

    Latest articles

    Imbas Serangan Iran, Kemenhaj Keluarkan Imbauan bagi Jemaah Umrah

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengeluarkan imbauan khusus bagi jemaah umrah Indonesia menyusul memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah akibat...

    More like this

    Turun ke Jalan, Kapolres Mansel dan Ketua Bhayangkari Sapa Warga Sambil Bagi Takjil

    MANSEL, LinkPapua.id - Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) AKBP Marzel Doni turun langsung ke jalan...

    Isra Mi’raj di Polres Mansel, Kapolres Tekankan Polisi Harus Humanis

    MANSEL, LinkPapua.id - Kapolres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, AKBP Marzel Doni mewanti-wanti personelnya...

    16 Personel Polres Mansel Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Profesionalisme-Layanan Humanis

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sebanyak 16 personel Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menyandang pangkat...