Gubernur Dominggus Minta ASN Papua Barat Tak Ikut Campur Demo Anarkis

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta ASN tidak ikut campur dalam aksi demonstrasi yang berujung anarkis. Dia menegaskan ASN lebih baik fokus menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Dominggus menekankan hal itu saat ibadah bulanan Pemprov Papua Barat yang digelar di lobi lantai I Kantor Gubernur, Senin (1/9/2025). Ibadah rutin awal bulan ini diselenggarakan Biro Kesra bekerja sama dengan Persekutuan Gereja-gereja Papua Barat (PGGP).

“Saya imbau agar kalian tidak ikut campur. Jika ada yang tidak puas dengan kinerja pemerintah, mari kita duduk bersama, kita diskusikan dan cari jalan keluar yang terbaik. Bukan dengan aksi demontrasi yang anarkis sehingga merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Baca juga:  Papua Barat Gelar Musrenbang 26 Juni, RPJMD Dikebut Rampung Lebih Cepat

Dalam arahannya, Dominggus juga menyinggung kondisi Manokwari yang masih tidak kondusif. Dia menyebut sekolah diliburkan dan sejumlah aktivitas warga terganggu.

“Kita sudah baca dan dengar berita yang berkembang bahwa demo masih akan dilakukan. Namun, kenyataan beberapa hari lalu demo dilakukan secara tidak tertib. Banyaknya oknum yang menunggangi sehingga situasi demo berubah menjadi mencekam hingga merusak fasilitas umum,” katanya.

Dominggus mengingatkan kepada semua pihak agar menggunakan peran mereka untuk mempersatukan umat. Dia menekankan jabatan yang diemban adalah titipan Tuhan sehingga harus dipakai demi kebaikan bersama.

Baca juga:  Sekda Papua Barat Ungkap Proses Lelang Jabatan Tunggu Pertek BKN

“Di sini kita dari berbagai macam latar belakang. Saya sendiri selain gubernur juga kepala suku besar Arfak. Ada juga pelayan Tuhan, pembawa firman, ketua kerukunan, kepala suku, dan semua pihak yang berpengaruh. Mari kita bersatu untuk mendamaikan situasi dan kembali mempersatukan umat,” tuturnya.

Menurutnya, menjaga kedamaian adalah tanggung jawab semua pihak yang punya kewenangan. Dia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang justru merugikan banyak orang.

Baca juga:  Anggota DPRK Wondama 2019-2024 Pamit: Terima Kasih Atas Kepercayaan Rakyat

“Kita lihat situasi sekarang anak sekolah diliburkan, ada juga mama-mama yang dari Pegaf dan dari luar Manokwari yang datang mau jualan tidak bisa karena takut. Bisa jadi hasil dari mereka jualan digunakan untuk membeli beras, membiayai anak-anaknya, dan sekarang akhirnya terganggu. Ada juga yang mau berobat ke Manokwari terpaksa harus ditunda dan sakitnya semakin parah. Selain itu, perekonomian di pasar terganggu dan ini semua dampak dari demontrasi yang ditunggangi anarkisme,” bebernya. (LP14/red)

Latest articles

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui manajemen PT PELNI (Persero) untuk membahas rencana kerja sama edukasi...

More like this

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja Sama Edukasi

JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui...

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal Sekretariat

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia...

Papua Mulai Berperan dalam Kepemimpinan Politik Nasional

FAKFAK, linkpapua.id- Papua mulai menunjukkan peran dalam kepemimpinan politik nasional melalui munculnya sejumlah figur yang...