Gubernur Papua Barat Minta Tuntaskan Dokumen Kejar Pembangunan Gedung DPRP-MRP

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta seluruh dokumen pendukung pembangunan kembali gedung Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat dituntaskan pada 2026. Hal itu agar pemerintah pusat dapat segera memulai pembangunan kedua gedung tersebut.

Percepatan penyelesaian dokumen menjadi syarat agar pemerintah pusat dapat merealisasikan pembangunan kedua gedung tersebut. Dokumen yang harus diselesaikan meliputi pelepasan hak ulayat, penerbitan sertifikat, hingga administrasi pendukung lainnya.

“Melalui pertemuan ini kita harus bersinergi agar percepatan pembangunan kantor DPRP dan MRP bisa segera terlaksana. Semua proses, mulai dari pelepasan adat, sertifikat, hingga administrasi lainnya harus segera disiapkan sehingga perencanaan pembangunan dapat dimulai,” ujar Dominggus saat memimpin rapat koordinasi di rumah dinas Gubernur Papua Barat, Susweni, Kamis (9/7/2026).

Baca juga:  Anggaran Terpangkas, PUPR Papua Barat Ngaku Kewalahan Akomodir Kontraktor OAP

Dominggus mengatakan kantor DPRP dan MRP Papua Barat hingga kini belum dibangun kembali setelah terbakar saat kerusuhan pada 2019. Sementara itu, pasar di Fakfak yang juga terdampak kerusuhan telah lebih dahulu dibangun kembali pemerintah pusat.

“Kita berharap kantor DPRP dan MRP ini bisa segera dibangun. Pasar di Fakfak sudah dibangun, tinggal dua kantor di Manokwari ini yang belum,” katanya.

Dominggus mengungkapkan upaya memperjuangkan pembangunan kedua gedung tersebut telah dilakukan sejak 2025. Dia bersama Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengusulkan pembangunan melalui APBN.

Baca juga:  Pertahankan WTP, Pekan ini, MPTGR Papua Barat Putuskan Hasil Sidang Empat OPD

Pemerintah daerah kemudian diminta menyampaikan surat resmi kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) sebagai bagian dari proses administrasi. Surat tersebut langsung ditindaklanjuti Gubernur Papua Barat.

“Tidak lama setelah pertemuan dengan para menteri, saya langsung menandatangani surat dan menyampaikannya ke Setneg. Puji Tuhan, kurang dari satu bulan sudah ada surat balasan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan pemerintah provinsi bertugas menyiapkan lahan, menyelesaikan pembebasan tanah, pelepasan hak ulayat, serta seluruh dokumen legal. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, status lahan akan dialihkan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan fisik.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Ikuti Pemakaman Kepala Distrik Kramomongga di Fakfak

“Kami di pemerintah provinsi hanya mempersiapkan lahan, pembebasan tanah, dan seluruh dokumen pendukung. Pembangunan fisiknya sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat,” jelas Dominggus.

Dominggus meminta seluruh perangkat daerah terkait mempercepat penyelesaian seluruh persyaratan. Hal itu dilakukan agar proses pembangunan tidak kembali tertunda.

“Kita tahu keuangan daerah saat ini sedang mengalami efisiensi. Karena itu saya berharap pemerintah pusat tidak membebankan terlalu banyak kepada daerah. Tanggung jawab harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat resmi dilantik pada Sabtu (7/11/2026). Menariknya, kepengurusan organisasi olahraga masyarakat ini...

More like this

Pengurus PORDI Papua Barat Bertabur Anggota Dewan, Haryono May Siapkan Event Nasional

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepengurusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat...

KNPI Papua Barat Desak Presiden Evaluasi Pemangkasan DBH Migas Otsus 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat mendesak Presiden Prabowo...

DBH Migas Papua Barat Dipangkas 80 Persen, DPRP Siapkan Perlawanan Lewat Jalur Politik

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat menyiapkan perlawanan melalui jalur politik dan komunikasi langsung...