Gubernur Usul Tambah Jatah TNI/Polri untuk OAP, Panglima Bilang Begini

Published on

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto merespons usulan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang meminta penambahan jatah TNI/Polri. Panglima menyatakan penambahan berpeluang dilakukan sesuai dengan renstra TNI.

“Perekrutan yang dilakukan sesuai dengan renstra sehingga peluang menambah kuota itu ada. Berapapun jumlahnya sesuai peruntukannya. Dengan adanya otonomi khusus (otsus) itu bisa menjadi tanggung jawab pemda pembiayaannya dari pendidikan hingga pensiun,” terang Panglima saat bertemu Gubernur dan jajaran Forkopimda Papua Barat, di Manokwari, Sabtu (3/4/2021).

Sebelumnya Dominggus mengusul agar jatah TNI dan Polri bagi OAP ditambah. Menurut Dominggus, penambahan ini penting untuk memberi ruang lebih luas kepada anak-anak Papua dalam mengabdi kepada bangsa.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Segera Realisasikan Kebun Sumber Bahan Pangan

“Dalam percepatan kesejahteraan di Papua Barat, saya mengusulkan penambahan kuota bagi penerimaan TNI-Polri. Saat ini proses penerimaan telah berlangsung. Saya berharap ke depan juga bisa dibuka bintara bagi Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Itu perlu dilakukan untuk peningkatan sumber daya manusia dan mengurangi angka pengangguran,” ungkap Dominggus.

Gubernur juga mengungkapkan, kondisi keamanan dan ketertiban di Papua Barat sangat kondusif terutama dalam perayaan Paskah.

Baca juga:  Lewati Proses Panjang Verifikasi Berkas, Doamu Diterima KPU Papua Barat

“Kehidupan antarumat beragama di Papua Barat sangat baik. Dari indeks kerukunan umat beragama di Papua Barat yang terbaik di Indonesia. Ini berkat kearifan lokal yang menjadi filosofi masyarakat yang terus dilestarikan sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” jelas dia.

Sementara itu Kapolri yang diwakili Kepala Bidang Intelkam Polri Komjen Paulus Waterpauw menyebutkan, pihaknya memberi atensi terhadap penerimaan bintara Polri bagi OAP.

Baca juga:  DPR Papua Barat Targetkan Penetapan RAPBD 2024 21 November

“Negara memberikan ruang untuk rekrutmen kepolisian. Di Papua tahun lalu sudah direkrut 2.000 OAP. Dan 1.500 di Papua Barat,” katanya.

Soal penambahan jatah OAP kata Paulus akan disesuaikan dengan jatah rekrutmen. Sesuai dengan jumlah polisi yang pensiun atau meninggal.

Karena dalam perekrutan tentu sangat berkaitan dengan penggajian sehingga ini perlu koordinasi lebih lanjut. Namun Paulus berjanji akan meneruskan usulan itu ke Kapolri.

“Usulan penambahan OAP dalam penerimaan anggota Polri akan kita teruskan ke Kapolri,” imbuhnya. (LPB3/red)

Latest articles

Golkar Pegaf Segera Gelar Musda Usai Masa Bakti Pengurus Berakhir

0
PEGAF, LinkPapua.id – DPD II Partai Golkar Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, segera menggelar musyawarah daerah (musda) untuk memilih kepengurusan baru. Agenda tersebut...

More like this

Legislator Papua Barat Samuel Agung Reses di Wondama, Warga Minta Speedboat-Nakes

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Anggota DPRP Papua Barat Samuel Agung Patadungan menyerap sejumlah aspirasi...

Sempat Khawatir Biaya Transfusi Darah, Pasien Anemia di Manokwari Terbantu JKN PBI

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, bernama Dora Ryeigup (58) menjalani...

Juri Pesparawi Kenakan Kostum Khas Manokwari, Panitia Jamin Penilaian Sesuai Standar Nasional

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV memfasilitasi jajaran dewan...