Harga Bapok Di Sorong Melonjak, Sekda Nataniel: Lockdown Cukup 14 Hari Saja

Published on

Manokwari- Sekretaris Daerah Papua Barat, Drs Nathaniel D Mandacan mengaku mendapat informasi dari stafnya bahwa saat ini stok Bapok di Kota Sorong sedang langka.

“ Kita di Manokwari, bintuni, mansel dan sekitarnya stok bapok memang tahan hingga 5 bulan ke depan, namun di Kota Sorong diperkirakan hanya tahan 2 bulan saja, jika hal ini tetap berlangsung, maka dua sampai 3 bulan ke depan bias bahaya,” kuatir Nathaniel.

Menurut Nathaniel, penutupan akses darat- laut dan udara bukan solusi.

“ Nanti masyarakat mau makan apa, pemerintah juga mau distribusikan bapok tidak bias,” lanjut Nathaniel.
Dirinya berharap lockdown yang diberlakukan pemerintah cukup 14 hari saja, pemerintah kota harus membuka kembali semua akses perhubungan. (LPB1/red)

Latest articles

Denny Indrayana cs Gugat Gibran di MK, Minta Presiden Ajukan 2...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Denny Indrayana bersama sejumlah pihak mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) 2024 ke Mahkamah Konstitusi...

More like this

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...