Irigasi Jebol, Kampung Waraitama Teluk Bintuni Kembali Terendam Banjir

Published on

TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Hujan dengan intensitas tinggi sejak beberapa pekan lalu menyebabkan jebolnya irigasi di Kampung Waraitama, Kabupaten Teluk Bintuni. Akibatnya, permukiman warga kembali terendam banjir.

Ketinggian air di Kampung Waraitama Sp1 Distrik Menimeri mencapai 5 cm. Banjir dilaporkan menggenangi rumah warga hingga banyak perabotan yang mengalami kerusakan.

Salah seorang warga, Angi Setiawan menuturkan, banjir terjadi setelah irigasi jebol di Kampung Waraitama Sp 1.Irigasi mengalami abrasi dan perlahan jebol sepanjang 5–7 meter.

Baca juga:  Polisi Rilis 17 DPO Penyerangan Posramil Maybrat, Ini Nama-namanya

“Warga sempat berusaha menahan irigasi dengan kayu papan dan karung berisi pasir. Namun, upaya mereka tak membuahkan hasil,” ujar Angi.

Angi mengatakan, debit air berwarna cokelat pekat dan mengalir cukup deras membuat irigasi jebol. Hanya dalam waktu beberapa menit, air dari irigasi meluber ke permukiman warga

”Warga sudah berusaha menahan Irigasi yang jebol selebar 5–7 meter. Tetapi, airnya terus naik dan arusnya cukup deras. Hingga akhirnya, irigasi jebol, warga yang terdampak banjiri sudah mengkonfirmasikan kepada aparat kampung,” kata Angi.

Baca juga:  3 Kali Mangkir, Kontraktor Proyek Jalan Bintuni Terancam Dijemput Paksa

Angi berharap, aparat kampung segera berkoordinasi dengan Pemerintah Teluk Bintuni untuk melakukan penanganan darurat.

“Irigasi harus segera ditangani. Sebab sudah cukup lama jebol. Sudah satu bulan dan hingga sampai saat ini tidak ada upaya-upaya yang dilakukan oleh kepala kampung untuk mengatasi masalah ini. Setiap hujan deras yang terjadi rumah kami akan dampak banjir,” ungkap Angi.

Baca juga:  Penangkapan YS di Maybrat Bukan Pelaku Penyerangan Posramil Kisor

Banjir juga diperparah oleh tumpukan material di jalan 2 jalur yang dikerjakan yang melewati jalur irigasi. Material belum dinormalisasi oleh oleh pihak kontraktor (PT Paradiso).

“Kami harapkan Pemda dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) dapat menindaklanjuti atau pun melakukan peneguran terhadap pihak kontraktor untuk dapat memberikan ataupun mengeluarkan tumpukan material tersebut,” pungkas Angi.(LP5/Red)

Latest articles

Bintuni Jadi Kabupaten Terbaik Program 3 Juta Rumah, Dapat 200 Unit...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, masuk kategori Kabupaten Terbaik dalam implementasi program pengembangan 3 juta rumah tingkat regional Papua. Atas capaian...

More like this

Bintuni Jadi Kabupaten Terbaik Program 3 Juta Rumah, Dapat 200 Unit Alokasi Bedah Rumah

JAKARTA, LinkPapua.id – Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, masuk kategori Kabupaten Terbaik dalam implementasi...

Kinerja Program 3 Juta Rumah Diakui Nasional, Teluk Bintuni Dapat 200 Unit Bedah Rumah

MANOKWARI, Linkpapua.id-Rasa syukur dan kebanggaan menyelimuti Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Kerja keras dalam menghadirkan...

PELNI Buka Pemesanan Tiket H-60 untuk Tiga Kapal Rute Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) membuka pemesanan tiket hingga 60 hari sebelum...