Kasatlantas Polres Teluk Bintuni Ungkap Detik-detik Tabrakan Maut di Kilometer 4

Published on

BINTUNI, Linkpapuabarat.com – Tabrakan maut yang menewaskan satu orang terjadi malam tadi di Kilometer 4 Jalan Bintuni. Kasatlantas Polres Teluk Bintuni Iptu Regina Priccilia mengungkap detik detik peristiwa nahas itu.

Regina menuturkan, tabrakan melibatkan mobil dobel gardan Mitsubishi Triton Nomor Polisi PB 8235 MC dengan sepeda motor KLX. Pengendara motor berinisial VI dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Jadi kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan. Satu mobil dan dua sepeda motor. Sepeda motor KLX dan Honda Blade yang awalnya bersenggolan sebelum pengendara Blade terseret ke kolong mobil,” terang Regina.

Saat itu Mitsubishi Triton melaju dari arah kota. Di belakangnya sepeda motor KLK mencoba melambung dengan kecepatan rata rata. Ia melambung dari sisi kanan.

Baca juga:  Redam Chaos, KPU Fokus Penataan Daerah Pemilihan di Bintuni

Saat sepeda motor KLX dalam kecepatan tinggi, tiba tiba dari arah berlawanan datang pengendara Honda Blade dengan kecepatan tinggi. Dua sepeda motor ini bertemu tepat di depan Triton.

Pengendara Blade hilang kendali karena berusaha menghindari anak sekolah yang melintas. Tabrakan pun tak terhindarkan.

“Blade terseret ke kolong mobil dan pengendaranya terpental ke depan. Motor KLX sendiri terpental ke samping,” jelas Regina.

Akibatnya pengendara Blade mengalami luka cukup parah. Wajahnya terseret beberapa meter dan mengalami patah tulang kaki. Ia dilarikan ke rumah dalam kondisi kritis dan akhirnya meninggal.

Baca juga:  Kejari Teluk Bintuni Kembalikan 2.605 Karton BB Minol, Kubu Bryan Tanbri Tolak karena Rusak

Sementara pengendara KLX hanya mengalami cedera ringan. Ia langsung diamankan beberapa saat setelah kejadian.

Menurut Regina, penanganan kasus ini sudah dilakukan. Pihaknya telah melakukan olah TKP dan menerbitkan surat perintah penahanan terhitung mulai hari ini 8 Maret 2021.

”Untuk pengendara mobil Mistubishi Triton sendiri, kami periksa sebagai saksi berinisial (S), untuk pengendara KLX berinisial (Y). Untuk Y sendiri kami sudah tahan guna untuk menyelesaiakan proses penyidikan,” tutur Regina.

Regina mengungkapkan, pengemudi KLX setelah diperiksa tidak terindentifikasi dalam pengaruh alkohol. Sementara korban meninggal menurut pemeriksaan rumah sakit dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Pengemudi KLX dan Honda Blade sama-sama tidak memilik surat-surat kendaraan serta tidak memakai helm. Untuk sopir Mitsubishi sekarang menjadi saksi,” kata Regina.

Baca juga:  Jalan Sehat HUT Golkar, Wabup Matret Kokop: Mari Bersama-sama Majukan Teluk Bintuni

Rambu-rambu lalu lintas di kawasan itu kata Regina sudah cukup baik dan sudah ada. Akan tetapi pihaknya akan meninjau kembali bersama dinas perhubungan, dimana yang masih kurang dan perlu ditambah.

“Saya mengimbau khususnya masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni, akhir-akhir ini angka kecelakan sangat tinggi. Sangat dimohonkan untuk mematuhi segala peraturan dalam berkendara. Karena aturan dibuat bukan untuk dilanggar tetapi untuk ditaati. Aturan tersebut untuk menjaga diri saudara sendiri. Helm dan pelindung diri itu sangat berfungsi untuk kebaikan masyarakat semua,” pungkas Regina. (LPB5/red)

Latest articles

Rahmat Sinamur: Usulan Papua Barat Tengah Berangkat dari Aspirasi dan Persoalan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di tengah dorongan sejumlah komponen masyarakat di wilayah Papua...

More like this

Bupati Bintuni Sambut 251 Prajurit Satgas Yonif 147, Tekankan Pendekatan Humanis

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyambut 251 personel Satgas Kewilayahan...

SOKSI Dorong Pemkab Teluk Bintuni Maksimalkan PAD dari Perusahaan Migas

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab Soksi) Kabupaten Teluk Bintuni...

Soksi Teluk Bintuni Sambut Baik Terpilihnya Ayor Kosepa Pimpin Golkar Teluk Bintuni

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua Depidar Soksi Teluk Bintuni, Kahar Refideso, menyambut baik terpilihnya...