25.4 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Keluarga Flobamora Serahkan Kain Timur Ikat Kekeluargaan Dengan Suku Arfak

    Published on

    Manokwari-Ikatan Keluarga Flobamora, Nusa Tenggara Timur menyerahkan kain timur kepada Suku Arfak di Manokwari sebagai pengikat kekeluargaan diantara keduanya.

    Prosesi adat ini dilakukan menindaklanjuti perdamaian terkait kasus meninggalnya Demianus Dowansiba di Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT pada 17 Juni 2020 lalu.

    Selain kain Timur sebanyak 6 lembar, keluarga Flobamora juga menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta, sapi dan babi masing-masing satu ekor.

    “Ini bukan pembayaran denda adat, tapi dilakukan semata-mata untuk mengikat rasa kekeluargaan dan persaudaraan antara keluarga besar Suku Arfak dengan keluarga Flobamora di Manokwari,” Kata Ketua IPP Mekesa, Obet Arick Ayouk selaku mediator antara keluarga Flobamora dan keluarga korban pada pertemuan di Manokwari, Kamis (13/8/20).

    Baca juga:  Hari Malaria Sedunia Tingkat Nasional, Papua Barat Mendapatkan Dua Penghargaan

    Demianus Dowansiba ditemukan meninggal dunia di sebuah sumur daerah persawahan di Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo Rabu (17/6/2020).

    Obet berharap persoalan yang terjadi di NTT itu tidak merembet di Manokwari. Dengan prosesi adat ini persoalan itu tuntas sehingga masyarakat Flobamora dan Arfak beraktifitas seperti biasa.

    “Masalah di NTT jangan dibawa ke sini. Warga Flobamora yang ada di sini pun saya rasa tidak tahu apa-apa soal persoalan di sana. Saya harap hubungan kekeluargaan semakin harmonis setelah prosesi ini,” katanya lagi.

    Baca juga:  Temui Warga Swaven, HERO Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan dan Kebahagian Masyarakat

    Ia juga berharap kedepan, jika ada gesekan dan persoalan antara masyarakat NTT dengan Arfak komunikasikan secara baik sehingga tidak melebar kepada persoalan lain.

    “Seperti hari ini, ketua ikatan Keluarga Flobamora menjalin komunikasi sangat baik kepada saya dan akhirnya masalah selesai secara baik. Sehingga hubungan tetap terjaga dan hari ini kita sudah ikat kekeluargaan itu,” katanya lagi.

    Ketua Ikatan Keluarga Flobamora Provinsi Papua Barat, Klinton Tallo pada kesempatan itu mengatakan bahwa mendiang Demianus Dowansiba merupakan bagian dari keluarga NTT begitu pula sebaliknya. Pihaknya pun turut prihatin dengan peristiwa yang dialami Demianus di Nagekeo itu.

    Baca juga:  Dinkes Papua Barat Gencarkan Sosialisasi Antisipasi Peredaran Demam Berdarah Dengue (DBD)

    “Almarhum ini menikah dengan saudara kami di Nagekeo dan sudah dikarunia anak, jadi bagi kami dia adalah bagian dari keluarga. Sekali lagi kami sampaikan bahwa ini bukan pembayaran denda adat tapi sebagai bentuk simpati dan keprihatinan kami kepada keluarga,” katanya.

    Penyerahan kain timur, uang, babi serta sapi itu dilakukan Klinton kepada keluarga dari mendiang Demianus Domansiba. Penyerahan disaksikan Ketua IPP Mekesa juga beberapa tokoh pemuda Arfak di Manokwari.(RPB1/Red)

    Latest articles

    Persipegaf Bidik Prestasi Pertahankan Gelar Juara Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim juara bertahan Liga 4 provinsi Papua Barat Persipegaf Pegunungan Arfak menegaskan ambisinya untuk kembali meraih gelar pada musim kompetisi 2025/2026. Manager Persipegaf Jarinus...

    More like this

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...