Kemenag PB Minta Even Keagamaan tidak Dijadikan Arena Politik Praktis

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Kementerian Agama Papua Barat berharap even-even keagamaan tidak menjadi arena politik praktis yang berdampak terjadinya polarisasi di masyarakat. Perayaan keagamaan harus bersih dari berbagai intrik politik.

“Kita ingin pastikan bahwa pada hari raya keagamaan dan sepanjang tahun ini, siapapun dia, dalam kepentingan politik apapun tidak menggunakan even keagamaan termasuk rumah ibadah untuk kampanye politik praktis,” ujar Kapala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat Luksen Jems Mayor kepada wartawan, Senin (27/3/2023).

Baca juga:  Pertemuan Bilateral RI dan Australia, Mendag Lutfi: Maksimalkan Implementasi Persetujuan IA-CEPA

Karena itu, demi menjaga kemungkinan itu, Kemenag bersama KPU dan Bawaslu Papua Barat telah menandatangani MoU. MoU berisi kesepakatan bersama untuk mensterilisasi wadah keagamaan dari segala bentuk kampanye politik.

Luksen mengatakan, tahun ini merupakan tahun politik. Salah satu agenda dalam menjaga kerukunan maka kanwil melakukan MoU dengan KPU dan Bawaslu.

Baca juga:  Sinergi dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai, Kemendag Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste

“Penandatanganan sudah dilaksanakan pada dua minggu lalu di Sorong bersama KPU Papua Barat, KPU Papua Barat Daya dan Bawaslu,” bebernya.

Luksen juga mengatakan, untuk menjaga wadah keagamaan dari politik praktis, MUI, NU, Muhammadiyah serta lembaga keagamaan yang lainnya harus ikut bertanggung jawab. Kalau ditemukan kampanye di tempat ibadah merupakan ranah KPU dan Bawaslu untuk menjatuhkan sanksi.

Baca juga:  Mendag Terbitkan Permendag 22 tahun 2022 Berisi Larangan Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya

“Secara internal maka akan memastikan dan mengimbau umat agar bisa pijak dalam melakukan kampanye,” paparnya.

Luksen menegaskan, jika kampanye da politik praktis terjadi di lingkungan Kementerian Agama, konsekuensinya bisa pencopotan dari jabatan.

“Kita harap ini menjadi perhatian bersama. Ini demi menjaga toleransi menyambut pesta demokrasi dengan suka cita,” imbuhnya. (LP9/Red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...